Arti Kata "flegma" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "flegma" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

flegma

fleg·ma /flégma/ n ketidakacuhan atau sikap dingin yg apatis dan menjemukan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "flegma"

📝 Contoh Penggunaan kata "flegma" dalam Kalimat

1.Dia menunjukkan ketidakacuhan dalam menghadapi kesulitan tersebut.
2.Ketidakacuhan wajahnya tidak menunjukkan rasa khawatir sama sekali.
3.Pada saat itu, pemerintah menunjukkan flegma dalam menghadapi protes masyarakat.
4.Dalam keseharian, dia terlihat sangat flegma dan tidak pernah menunjukkan emosi.
5.Dia perlu belajar untuk tidak menunjukkan flegma dalam menghadapi masalah.

📚 Artikel terkait kata "flegma"

Mengenal Kata 'flegma' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Flegma" - Sikap Dingin yang Perlu Dihindari

Kata "flegma" berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "ketidakacuhan" atau "sikap dingin". Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan tubuh manusia yang tidak dapat merasa emosi atau perubahan suasana hati. Pada zaman kuno, flegma dianggap sebagai sifat yang positif, karena dapat membantu individu tetap tenang dan stabil dalam situasi yang berubah-ubah. Namun, dalam konteks modern, flegma memiliki makna yang lebih negatif. Sikap dingin dan apatis yang diwakili oleh kata ini dapat membuat seseorang terkesan menjemukan dan tidak menarik. Flegma dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman atau tidak terhibur, karena tidak ada reaksi emosi yang dapat dirasakan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari sikap flegma dalam berinteraksi dengan orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali mengalami situasi di mana kita harus menghadapi orang-orang dengan flegma. Misalnya, ketika kita berbicara dengan seorang teman yang tidak terlalu tertarik dengan topik yang kita bahas, atau ketika kita berada di lingkungan kerja yang tidak terlalu ramah. Dalam situasi seperti itu, kita harus berusaha untuk mengatasi flegma dan menunjukkan emosi yang lebih positif, seperti kesenangan atau kegembiraan. Contoh kalimat yang menggunakan kata "flegma" adalah sebagai berikut: * "Dia memiliki sikap flegma yang membuat banyak orang merasa tidak nyaman." * "Sikap flegma yang dimiliki oleh orang tersebut membuat saya merasa tidak terhibur." * "Dia sangat suka menghadapi situasi yang tidak terduga dengan sikap flegma yang stabil." Kata "flegma" juga memiliki relevansi dengan budaya Indonesia modern, terutama dalam konteks komunikasi dan interaksi sosial. Dalam masyarakat yang semakin maju dan kompleks, kita membutuhkan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki latar belakang dan sifat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari sikap flegma dan menampilkan emosi yang lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain.

Kata yang Mirip

flegmatis