Arti Kata "pelayon" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelayon" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelayon

pe·la·yon ark n denda krn melarikan perempuan (di Palembang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelayon"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelayon" dalam Kalimat

1.Pada masa lalu, pelayon adalah cara yang digunakan oleh pemerintah untuk menghukum orang yang melarikan perempuan di daerah Palembang.
2.Dalam sejarahnya, istilah pelayon digunakan sebagai contoh hukuman yang keras dan tidak adil.
3.pelayon adalah istilah yang sudah tidak digunakan lagi dalam hukum modern karena dianggap tidak sesuai dengan prinsip keadilan.
4.Dalam konteks budaya, pelayon sering dijadikan contoh hukuman yang brutal dan tidak manusiawi.
5.Pemerintah harus menghapus istilah pelayon dari peraturan karena dianggap tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan kebenaran.

📚 Artikel terkait kata "pelayon"

Mengenal Kata 'pelayon' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelayon" - Inspirasi dari Sejarah Palembang

Pelayon adalah kata yang mungkin asing bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda. Namun, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan kaya akan konteks historis. Pelayon adalah istilah yang digunakan di Palembang untuk menggambarkan denda atau hukuman yang diberikan kepada seseorang yang melarikan seorang perempuan. Denda ini seringkali berupa uang atau barang yang bernilai. Dalam konteks sejarah, pelayon memiliki makna yang sangat penting dalam masyarakat Palembang. Pada masa lalu, perempuan dianggap sebagai harta yang berharga dan melindungi mereka sangat penting. Oleh karena itu, ketika seseorang melarikan seorang perempuan, maka mereka akan dikenakan denda sebagai hukuman. Denda ini bukan hanya sebagai bentuk hukuman, tetapi juga sebagai cara untuk menghormati hukum adat dan tradisi masyarakat Palembang.

Penggunaan Kata "Pelayon" dalam Kalimat

Kata "pelayon" seringkali digunakan dalam kalimat yang memiliki makna yang kuat. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "pelayon" dalam kalimat yang alami: - "Dia dihukum dengan pelayon karena melarikan seorang perempuan muda yang cantik." - "Pelayon adalah hukuman yang paling berat di masyarakat Palembang." - "Dia harus membayar pelayon sebesar 1 juta rupiah karena melarikan seorang perempuan."

Relevansi Kata "Pelayon" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kata "pelayon" memiliki makna yang spesifik, namun relevansi kata ini dalam kehidupan sehari-hari masih sangat penting. Dalam kehidupan modern, kita masih dapat menemukan makna dari kata "pelayon" dalam beberapa aspek. Misalnya, ketika kita melarikan diri dari kewajiban atau tanggung jawab, maka kita dapat dihukum dengan "pelayon" dalam bentuk lain, seperti kehilangan kepercayaan atau reputasi. Oleh karena itu, kita harus lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan yang dapat menyebabkan kita dihukum dengan "pelayon".