Arti Kata "erang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "erang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

erang

erang n keluh atau rintih (krn kesakitan);
meng·e·rang v mengeluh (merintih) krn kesakitan: semalam-malaman ia ~ krn kakinya luka parah;
erang·an n hasil mengerang

1erang /érang/ n hitam; biru kehitam-hitaman

2erang /érang/ a, erang-erot a mencang-mencong; erot benyot; menyerong-nyerong;
me·nge·rang v membuat benyot

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "erang"

📝 Contoh Penggunaan kata "erang" dalam Kalimat

1.Si Ani mengeluh sepanjang malam karena sakit giginya yang parah dan tidak bisa tidur karena erang terus-menerus.
2.Ketika melihat cucunya terjatuh dan mengeluh dengan suara erang, ibu langsung berlari untuk menolongnya.
3.Dalam puisinya, penyair menggambarkan kehidupan yang penuh dengan kesulitan dan erang sebagai suara dari hati yang terluka.
4.Di rumah sakit, pasien yang sedang operasi mengeluarkan suara erang karena sakit yang sangat hebat.
5.Ketika saya mendengar suara erang dari tetangga kami, saya langsung berlari untuk mengetahui apa yang terjadi.

📚 Artikel terkait kata "erang"

Mengenal Kata 'erang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "erang" - Suara Keluhuan yang Tak Terhentikan

Kata "erang" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat mendalam dan dapat dihubungkan dengan konteks historis dan sosial. Secara umum, "erang" merujuk pada suara keluhuan atau rintihan yang disebabkan oleh kesakitan, sakitnya, atau kehilangan. Makna ini telah ada sejak zaman kuno, ketika orang-orang mengungkapkan kesedihan dan sakitnya melalui suara keluhuan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "erang" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Ia mengerang semalam-malaman karena kakinya luka parah" atau "Suara erangnya masih terdengar jelas di dalam hati saya". Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata "erang" memiliki peran penting dalam mengungkapkan emosi dan pengalaman pribadi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "erang" masih relevan dan digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam musik tradisional, suara erang sering digunakan sebagai elemen penting untuk mengungkapkan kesedihan dan kehilangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "erang" juga dapat digunakan untuk mengungkapkan kesedihan dan sakitnya melalui kata-kata dan tindakan. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata "erang" masih memiliki makna yang mendalam dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.