Arti Kata "erak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "erak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

erak

erak ark a lelah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "erak"

📝 Contoh Penggunaan kata "erak" dalam Kalimat

1.Dalam upacara pernikahan, pasangan memilih erak ark a lelah sebagai simbol cinta abadi mereka.
2.Pada hari itu, seluruh masyarakat terkesan dengan pertunjukan erak ark a lelah yang penuh warna dan keindahan.
3.Sebagai contoh erak ark a lelah dalam budaya tradisional, masyarakat setempat telah melestarikan ritual ini selama berabad-abad.
4.Dalam kisah rakyat, erak ark a lelah dijadikan sebagai bintang pertunjukan utama untuk menghibur raja yang sedang meratapi kehilangan putrinya.
5.Dalam upaya melestarikan warisan budaya, pemerintah memberikan bantuan untuk memelihara tradisi erak ark a lelah dan mengajarkannya kepada generasi muda.

📚 Artikel terkait kata "erak"

Mengenal Kata 'erak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "erak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "erak" seringkali digunakan dalam konteks lirik lagu atau puisi untuk menyampaikan perasaan lelah dan putus asa. Namun, makna umum dari kata "erak" dalam bahasa Indonesia adalah erak ark a lelah, yang berasal dari bahasa Sunda. Dalam konteks ini, "erak" memiliki konotasi yang lebih dalam, mewakili keadaan seseorang yang merasa lelah dan kehabisan nafas, seperti seseorang yang sedang melompat di atas tanah lembut dan tidak dapat bergerak lagi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "erak" seringkali digunakan dalam kalimat yang menggambarkan perasaan lelah dan kehabisan energi. Contohnya, "Dia sudah erak setelah berlari selama sejam" atau "Saya merasa erak setelah bekerja selama 12 jam". Kata "erak" juga dapat digunakan dalam kalimat yang menggambarkan keadaan benda atau objek, seperti "Kursi sudah erak dan tidak dapat digunakan lagi". Kata "erak" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam beberapa lagu, kata "erak" digunakan sebagai metafor untuk menyampaikan perasaan lelah dan putus asa. Selain itu, kata "erak" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif, seperti menggambarkan keadaan seseorang yang telah mencapai titik puncak dan merasa puas. Dalam beberapa budaya Indonesia, kata "erak" juga digunakan sebagai bahasa gaul untuk menyampaikan perasaan lelah dan kehabisan energi.