Arti Kata "elektrokusi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "elektrokusi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

elektrokusi

elek·tro·ku·si /éléktrokusi/ n kematian yg disebabkan oleh aliran listrik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "elektrokusi"

📝 Contoh Penggunaan kata "elektrokusi" dalam Kalimat

1.Pengadilan mengutuk pelaku kejahatan untuk dihukum elektrokusi karena telah membunuh korban.
2.Ketika mengunjungi penjara, saya khawatir akan kemungkinan elektrokusi yang dapat dialami tahanan.
3.Dalam cerita kriminal tersebut, protagonis terjebak dalam situasi memilih antara elektrokusi atau pengadilan.
4.Di dalam buku sejarah, elektrokusi dianggap sebagai metode hukuman yang brutal dan tidak manusiawi.
5.Pemerintah mengumumkan bahwa mereka tidak akan menggunakan elektrokusi sebagai metode hukuman bagi para tahanan.

📚 Artikel terkait kata "elektrokusi"

Mengenal Kata 'elektrokusi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Elektrokusi" - Dampak Kematian yang Menakutkan

Elektrokusi adalah kata yang mungkin masih asing di telinga banyak orang, tetapi sebenarnya memiliki makna yang sangat menakutkan. Dalam arti resmi, elektrokusi adalah kematian yang disebabkan oleh aliran listrik. Kata ini telah muncul dalam sejarah sebagai bentuk hukuman yang paling kejam dan tidak manusiawi. Pada abad ke-19, elektrokusi digunakan sebagai bentuk hukuman mati di beberapa negara Eropa, termasuk Inggris dan Perancis. Prosesnya melibatkan penggunaan listrik untuk menghancurkan otak korban, sehingga menyebabkan kematian. Praktik ini telah dihentikan di banyak negara, tetapi masih menjadi contoh atas kekejaman dan ketidakadilan dalam sejarah hukum. Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak banyak menemukan penggunaan kata elektrokusi dalam percakapan sehari-hari. Namun, kata ini masih dapat ditemukan dalam konteks ilmiah dan teknis, seperti dalam penggunaan listrik dan elektronik. Misalnya, jika seseorang terjatuh ke dalam air dan terkena listrik, maka dapat disebutkan bahwa mereka telah mengalami elektrokusi. Dalam budaya Indonesia modern, kata elektrokusi masih dapat ditemukan dalam konteks hukum dan teknis. Namun, lebih sering lagi kita mendengar tentang kecelakaan listrik yang menyebabkan kematian, seperti elektrokusi yang terjadi pada seseorang yang terjatuh ke dalam air dan terkena listrik. Dalam konteks ini, kata elektrokusi memiliki makna yang sangat serius dan menakutkan.