Arti Kata "ngeceng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ngeceng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ngeceng

nge·ceng /ngecéng/ v cak jual tampang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ngeceng"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "ngeceng" dalam Kalimat

1.Siswa sekolah menengah mengeceng temannya karena terlalu sering tertidur di kelas.
2.Pada acara hiburan, salah seorang peseluncur salju mengeceng temannya yang jatuh di lapangan.
3.Pada suatu pagi, seorang ibu mengeceng anaknya agar tidak keluar rumah tanpa izin.
4.Pada sebuah pertunjukan, pelawak mengeceng lawannya dengan leluconnya yang membuat semua orang tertawa.
5.Pada acara olahraga, pemain sepak bola mengeceng temannya karena telah mencetak gol.

πŸ“š Artikel terkait kata "ngeceng"

Mengenal Kata 'ngeceng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ngeceng" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ngeceng" adalah salah satu kata yang sering digunakan dalam bahasa sehari-hari di Indonesia, terutama dalam konteks sosial dan budaya. Dalam arti resmi, **ngeceng** memiliki makna sebagai "jual tampang" atau "menertawakan" seseorang. Kata ini memiliki sejarah yang kaya dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Konteks Historis dan Sosial

Kata "ngeceng" sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya, terutama dalam situasi yang santai dan informal. Dalam bahasa sehari-hari, kata ini digunakan untuk menertawakan atau mengejek seseorang, tetapi tidak dengan makna yang negatif. Sebaliknya, **ngeceng** sering digunakan untuk menunjukkan bahwa kita tidak serius atau tidak menganggap sesuatu dengan serius.

Contoh Penggunaan Kata "ngeceng"

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "ngeceng" dalam kalimat yang alami: - "Hah, kamu ngeceng banget kalau bicara tentang politik!" - "Aku ngeceng kamu karena kamu tidak bisa menjawab pertanyaan itu!" - "Dia ngeceng aku karena aku salah dalam jawaban soal."

Relevansi Kata "ngeceng" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "ngeceng" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi yang santai dan informal. Dalam budaya Indonesia modern, **ngeceng** sering digunakan untuk menunjukkan bahwa kita tidak serius atau tidak menganggap sesuatu dengan serius. Selain itu, kata ini juga digunakan untuk menunjukkan bahwa kita memiliki hubungan yang akrab dan santai dengan orang lain. Dengan demikian, kata "ngeceng" menjadi bagian penting dari bahasa sehari-hari di Indonesia.