Arti Kata "ektotermik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ektotermik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ektotermik

ek·to·ter·mik /éktotérmik/ a bersifat ektoterm

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ektotermik"

📝 Contoh Penggunaan kata "ektotermik" dalam Kalimat

1.Penggunaan energi geotermal di pemerintah ini bersifat ektotermik karena tidak menghasilkan polusi.
2.Reaksi kimia yang berlangsung dalam tubuh makhluk hidup sangat ektotermik dan menghasilkan panas yang besar.
3.Pada musim dingin, beberapa hewan bersifat ektotermik, sehingga mereka harus mencari tempat yang hangat untuk bertahan hidup.
4.Ilmu biologi mempelajari tentang proses ektotermik dalam tubuh makhluk hidup dan bagaimana mereka mengadaptasi dengan lingkungan.
5.Berdasarkan hasil penelitian, kita dapat menyimpulkan bahwa sumber energi geotermal di Indonesia bersifat ektotermik dan dapat dimanfaatkan secara efektif.

📚 Artikel terkait kata "ektotermik"

Mengenal Kata 'ektotermik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ektotermik" - Makna dan Konteksnya dalam Ilmu Fisika

Kata "ektotermik" mungkin asing bagi sebagian orang, namun memiliki makna yang sangat spesifik dalam ilmu fisika. Secara umum, kata ektotermik digunakan untuk menggambarkan fenomena alam yang mengeluarkan energi secara spontan. Dalam konteks sejarah, konsep ektotermik telah ada sejak zaman kuno, ketika orang-orang mencatat fenomena alam seperti erupsi gunung berapi yang mengeluarkan energi dalam bentuk panas dan gas.

Pengertian Ektotermik dalam Ilmu Fisika

Pengertian ektotermik secara resmi adalah bersifat ektoterm, yaitu proses yang mengeluarkan energi. Dalam fisika, ektotermik seringkali digunakan untuk menggambarkan proses reaksi kimia yang menghasilkan panas. Contohnya, reaksi oksidasi logam dengan udara, seperti reaksi antara besi dengan oksigen, menghasilkan panas dan gas. Dalam konteks ini, proses reaksi tersebut dapat dikategorikan sebagai proses ektotermik.

Contoh Penggunaan Kata Ektotermik dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata ektotermik dalam kalimat yang alami: - Proses erupsi gunung berapi adalah contoh proses ektotermik yang mengeluarkan energi dalam bentuk panas dan gas. - Reaksi antara asam klorida dengan natrium hidroksida menghasilkan panas dan gas, sehingga dapat dikategorikan sebagai proses ektotermik. - Proses pembakaran bahan bakar fosil juga dapat dikategorikan sebagai proses ektotermik, karena mengeluarkan energi dalam bentuk panas dan gas.

Kaitan dengan Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, proses ektotermik seringkali terjadi tanpa kita sadari. Contohnya, proses pembakaran api dari lilin atau proses reaksi kimia dalam baterai dapat dikategorikan sebagai proses ektotermik. Dalam budaya Indonesia modern, konsep ektotermik juga dapat dilihat dalam fenomena alam seperti erupsi gunung berapi yang seringkali mengeluarkan energi dalam bentuk panas dan gas.