Arti Kata "disorientasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "disorientasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

disorientasi

dis·o·ri·en·ta·si /disoriéntasi/ n 1 kekacauan kiblat; kesamaran arah: -- pandangan akan timbul apabila terdapat kesenjangan antara organisasi sosial dan sistem nilai kebudayaan; 2 Dok kehilangan daya untuk mengenal lingkungan, terutama yg berkenaan dng waktu tempat dan orang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "disorientasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "disorientasi" dalam Kalimat

1.Kekacauan kiblat akibat perubahan iklim dapat menyebabkan disorientasi bagi masyarakat pesisir.
2.Pada saat yang sama, para peneliti juga mengalami disorientasi dalam mencari data akurat tentang perubahan iklim.
3.Dalam novel karya sastrawan terkenal, disorientasi menjadi tema utama yang menguji kekuatan karakter tokoh utama.
4.Mahasiswa baru di kampus perlu menghadapi disorientasi akibat perubahan lingkungan baru dan sistem akademik yang kompleks.
5.Pada masa transisi sosial, masyarakat sering mengalami disorientasi dalam menyesuaikan diri dengan perubahan nilai dan norma masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "disorientasi"

Mengenal Kata 'disorientasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Disorientasi" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Disorientasi

Disorientasi adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris, disorientation, yang memiliki makna kekacauan kiblat, kesamaran arah, atau kehilangan daya untuk mengenal lingkungan. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan masyarakat yang mengalami perubahan besar dalam struktur sosial dan nilai-nilai kebudayaan. Perubahan ini dapat menyebabkan kesenjangan antara organisasi sosial dan sistem nilai kebudayaan, sehingga timbul kesamaran arah dan kekacauan.

Contoh Penggunaan Disorientasi dalam Kalimat

Kata disorientasi dapat digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam budaya Indonesia modern. Contoh penggunaan kata ini adalah: - "Ketika berada di tengah hutan, saya merasa mengalami disorientasi karena tidak dapat menemukan jalan kembali ke rumah." - "Perubahan besar dalam struktur sosial dan ekonomi dapat menyebabkan disorientasi di kalangan penduduk." - "Ketika melihat gambar-gambar kota yang hancur, saya merasa mengalami disorientasi karena tidak dapat membayangkan keadaan kota tersebut sebelumnya."

Relevansi Disorientasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Disorientasi bukan hanya merupakan konsep teoretis, tetapi juga merupakan fenomena yang umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata disorientasi dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi, seperti kehilangan arah dalam perjalanan, kebingungan dalam menghadapi perubahan besar, atau kekacauan dalam sistem nilai kebudayaan. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep disorientasi dan cara mengatasinya dalam kehidupan sehari-hari.