Arti Kata "memar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memar

me·mar a rusak atau remuk di sebelah dalam, tetapi dr luar tidak tampak: mempelam itu -- krn jatuh; krn pukulan itu, ia menderita luka --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memar"

📝 Contoh Penggunaan kata "memar" dalam Kalimat

1.Setelah jatuh, dia menderita memar yang parah di punggungnya.
2.Pelatih sepak bola harus berhati-hati agar tidak menyebabkan memar pada pemainnya.
3.Di rumah sakit, dokter menemukan bahwa pasien menderita memar otak akibat kecelakaan lalu lintas.
4.Setelah berlari maraton, ia merasakan memar pada kaki kirinya yang menyebabkan kesulitan berjalan.
5.Anak kecil itu menderita memar di pipi setelah terjatuh dari sepeda.

📚 Artikel terkait kata "memar"

Mengenal Kata 'memar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Memar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "memar" memang tidak asing di telinga kita. Biasanya, kita melihat seseorang yang memiliki memar setelah mengalami cedera atau pukulan. Tapi, apakah kamu tahu apa itu makna sebenarnya dari kata "memar"? Kata ini berasal dari bahasa Indonesia yang digunakan pada awal abad ke-20. Dalam arti resmi, kata "memar" berarti rusak atau remuk di sebelah dalam, tetapi dari luar tidak tampak. Dalam sejarah, kata "memar" sering digunakan untuk menggambarkan cedera yang tidak terlihat dari luar, seperti cedera otot atau tulang. Namun, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti perasaan atau emosi yang tidak terlihat dari luar. Contoh Penggunaan Kata "Memar" dalam Kalimat - Ia menderita luka memar setelah jatuh dari sepeda. - Karena pukulan itu, dia mengalami memar di punggungnya. - Setelah kecelakaan itu, dia menderita memar yang tidak dapat disembuhkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "memar" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita mengalami cedera atau pukulan, kita sering mengatakan bahwa kita menderita memar. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks emosi, seperti merasa sakit hati atau marah. Dalam budaya Indonesia modern, kata "memar" masih digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan sehari-hari atau dalam sastra. Dalam kesimpulan, kata "memar" adalah kata yang memiliki makna yang luas dan kompleks. Dari cedera fisik hingga perasaan emosi, kata ini dapat digunakan dalam berbagai konteks. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna sebenarnya dari kata "memar" dan menggunakan kata ini dengan tepat dalam berbagai situasi.