Arti Kata "diploid" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diploid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diploid

dip·lo·id a Bio sifat (keadaan) yg ditandai dng dua perangkat kromosom

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diploid"

📝 Contoh Penggunaan kata "diploid" dalam Kalimat

1.Tumbuhan tersebut merupakan contoh dari organisme diploid yang paling umum dijumpai.
2.Dalam biologi, sel somatis manusia memiliki kromosom 46, sehingga dapat dikategorikan sebagai diploid.
3.Para peneliti menemukan bahwa pola perubahan kromosom pada hewan yang diploid lebih kompleks daripada pada hewan yang haploid.
4.Penggunaan obat kimia dapat menyebabkan kesalahan pada proses reproduksi pada organisme yang diploid.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak perlu khawatir tentang perubahan kromosom pada tubuh kita karena kita adalah organisme diploid yang sehat.

📚 Artikel terkait kata "diploid"

Mengenal Kata 'diploid' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Diploid" - Mengeksplorasi Dunia Biologi

Kata "diploid" mungkin tidak asing bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan biologi. Namun, bagi yang belum familiar, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam dunia biologi. Diploid merupakan suatu kondisi pada organisme yang ditandai dengan adanya dua set perangkat kromosom, yang biasanya berjumlah 46 perangkat kromosom dalam spesies manusia. Dalam sejarah, konsep diploid telah dikemukakan oleh ahli biologi Inggris, Gregor Mendel, pada abad ke-19. Ia menemukan bahwa genotipe seseorang dapat diprediksi dengan menggunakan prinsip-prinsip pewarisan genetik yang dia temukan. Dengan demikian, konsep diploid menjadi fundamental dalam memahami sifat-sifat organisme dan pengembangannya. Dalam konteks lain, konsep diploid juga dipakai dalam bidang kedokteran untuk memahami kondisi-kondisi genetik pada manusia. Contoh penggunaan kata diploid dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: "Organisme yang memiliki diploid adalah manusia, yang memiliki 46 perangkat kromosom." "Penggabungan sel yang berbeda dapat menghasilkan individu yang memiliki diploid dan memiliki sifat-sifat yang unik." "Dalam proses reproduksi, individu yang memiliki diploid dapat menghasilkan keturunan yang memiliki diploid juga." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep diploid tidak hanya penting dalam biologi, tetapi juga memiliki relevansi dalam bidang kedokteran dan pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan memahami konsep diploid, kita dapat lebih memahami sifat-sifat organisme dan pengembangannya, serta dapat mengembangkan teknologi yang lebih maju dalam bidang pengobatan dan pengembangan genetik.