Arti Kata "dioesis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dioesis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dioesis

di·o·e·sis /dioésis/ n Bio tumbuhan yg memiliki organ perkembangan jantan dan betina pd individu yg berbeda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dioesis"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "dioesis" dalam Kalimat

1.Di kebun botani, peneliti mempelajari tumbuhan dioesis yang menarik.
2.Di gereja, wilayah dioesis dipimpin oleh seorang uskup yang bijaksana.
3.Tumbuhan dioesis memiliki pola reproduksi yang unik dan menarik bagi ilmuwan.
4.Katedral di pusat kota merupakan tempat ibadah utama bagi seluruh dioesis.
5.Dalam buku biologi, spesies dioesis dibahas sebagai contoh adaptasi alami.

πŸ“š Artikel terkait kata "dioesis"

Mengenal Kata 'dioesis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dioesis" - Inspirasi dari Alam

Dalam dunia biologi, kata dioesis memiliki makna yang spesifik, yaitu di·o·e·sis /dioΓ©sis/ n Bio tumbuhan yg memiliki organ perkembangan jantan dan betina pd individu yg berbeda. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, dios (dewa) dan oikos (rumah), yang berarti rumah dewa. Konsep ini muncul dalam konteks perubahan sosial dan budaya di masa lalu, dimana manusia mulai mengkategorikan tumbuhan berdasarkan sifat jantan atau betinanya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan contoh dari kata dioesis dalam tumbuhan-tumbuhan yang memiliki organ perkembangan jantan dan betina pada individu yang berbeda. Misalnya, pada tanaman pohon bunga, bunga jantan dan bunga betina seringkali berbeda dan memiliki struktur yang unik. Atau, pada tanaman bunga matahari, bunga jantan dan bunga betina seringkali memiliki warna yang berbeda dan bentuk yang unik. Dalam budaya Indonesia modern, konsep dioesis masih relevan dalam konteks perubahan sosial dan budaya. Kita sering menemukan contoh dari kata dioesis dalam ritual-ritual adat dan tradisi budaya. Misalnya, dalam ritual pernikahan, perempuan seringkali diperlakukan dengan hormat dan dianggap sebagai "dioesis" dari pria. Atau, dalam konteks budaya, kita sering menemukan contoh dari kata dioesis dalam karya seni dan sastra, dimana pengarang seringkali menggunakan konsep ini untuk menggambarkan perubahan sosial dan budaya. Dalam kesimpulan, kata dioesis memiliki makna yang spesifik dalam biologi, tetapi masih relevan dalam konteks perubahan sosial dan budaya. Kita dapat menemukan contoh dari kata dioesis dalam tumbuhan, ritual adat, dan karya seni.