Arti Kata "diamagnetisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diamagnetisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diamagnetisme

di·a·mag·net·is·me /diamagnétisme/ n Fis gejala yg terdapat di dl bahan yg menunjukkan kemagnetan imbas yg relatif kecil dan berlawanan arahnya dng arah kakas (gaya) pemagnet

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diamagnetisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "diamagnetisme" dalam Kalimat

1.Fisikawan mempelajari gejala diamagnetisme pada beberapa bahan alami di laboratorium.
2.Bahan tertentu memiliki sifat diamagnetisme yang dapat mempengaruhi hasil percobaan ilmiah.
3.Dalam prinsip dasar fisika, besi memiliki sifat diamagnetisme yang relatif kecil.
4.Mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan konsep diamagnetisme dalam materi magnetisme.
5.Penelitian terkini menemukan bahwa beberapa material memiliki sifat diamagnetisme yang lebih kuat.

📚 Artikel terkait kata "diamagnetisme"

Mengenal Kata 'diamagnetisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Diamagnetisme" - Gejala Magnetik yang Unik

Diamagnetisme adalah gejala yang terdapat di dalam beberapa bahan yang menunjukkan kemagnetan imbas yang relatif kecil dan berlawanan arahnya dengan arah gaya (kakas) pemagnet. Kata ini pertama kali diperkenalkan oleh fisikawan Inggris Michael Faraday pada tahun 1845. Dalam konteks sejarah, diamagnetisme merupakan salah satu penemuan yang berkontribusi besar dalam pemahaman tentang sifat magnet benda. Dalam kehidupan sehari-hari, kata diamagnetisme sering digunakan dalam konteks ilmiah dan teknologi. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ini dalam kalimat yang alami: - Benda logam tersebut menunjukkan sifat diamagnetisme yang unik. - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa beberapa bahan dapat menampilkan diamagnetisme yang lebih kuat. - Gejala diamagnetisme dapat diamati pada beberapa jenis logam mulia. Dalam budaya Indonesia modern, konsep diamagnetisme juga memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks filsafat, diamagnetisme dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk menolak gaya atau tekanan dari luar, tetapi tetap menjaga integritas diri.