Arti Kata "deuterium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "deuterium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

deuterium

deu·te·ri·um /déutérium/ n 1 Fis isotop hidrogen yg berat jenisnya dua kali hidrogen biasa; hidrogen berat; 2 Kim isotop unsur hidrogen dng satu neutron dan satu proton di dl inti, dng bobot atom 2,0144

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "deuterium"

📝 Contoh Penggunaan kata "deuterium" dalam Kalimat

1.Lokal pabrik pengolahan air laut sedang mengembangkan teknologi untuk memisahkan deuterium dari air.
2.Dalam ilmu fisika, deuterium adalah salah satu isotop hidrogen yang memiliki sifat unik.
3.Peneliti di laboratorium berhasil mengisolasi deuterium dari air laut dengan menggunakan metode kromatografi.
4.Penggunaan deuterium dalam nuklir dapat menghasilkan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
5.Dalam proses sintesis nuklir, deuterium dijadikan sebagai salah satu unsur yang penting untuk menghasilkan energi nuklir.

📚 Artikel terkait kata "deuterium"

Mengenal Kata 'deuterium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Deuterium" - Asal Usul dan Aplikasinya dalam Fisika

Kata deuterium mungkin tidak familiar bagi banyak orang, tetapi sebenarnya memiliki asal usul yang menarik dalam sejarah fisika modern. Deuterium adalah isotop hidrogen yang memiliki berat jenis dua kali lipat dari hidrogen biasa, atau hidrogen berat. Nama ini berasal dari bahasa Yunani, dengan "deuteros" berarti "kedua" dan "hydro" berarti "air". Pada tahun 1931, ahli kimia Jerman, Harold Urey, berhasil menemukan deuterium dalam laboratorium. Penemuan ini sangat penting dalam sejarah fisika karena membantu memahami struktur atom dan reaksi kimia. Deuterium memiliki bobot atom 2,0144 dan memiliki satu neutron dan satu proton di inti atomnya. Deuterium memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, deuterium digunakan dalam reaktor nuklir untuk menghasilkan energi listrik. Selain itu, deuterium juga digunakan dalam penelitian medis untuk membuat obat-obatan yang lebih efektif. Bahkan, deuterium juga digunakan dalam industri sebagai bahan baku untuk membuat bahan bakar yang lebih efisien. Dalam budaya Indonesia modern, deuterium belum banyak dipahami oleh masyarakat luas. Namun, pengetahuan tentang deuterium dapat membantu kita memahami teknologi yang lebih canggih dan maju. Dengan demikian, kita dapat memahami betapa pentingnya penelitian dan pengembangan dalam bidang fisika dan kimia.