Arti Kata "cerancang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cerancang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cerancang

ce·ran·cang, ber·ce·ran·cang·an v mencuar-cuar tajam (tinggi-tinggi): dibubuhkannya pula ranjau besi ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cerancang"

📝 Contoh Penggunaan kata "cerancang" dalam Kalimat

1.Pemuda itu berusaha mengekspresikan dirinya dengan cara cerancang dan berani dalam mengungkapkan pendapatnya.
2.Tesis penelitian yang diajukan mahasiswa harus cerancang dengan baik agar dapat menerima penghargaan.
3.Dalam puisinya, penyair menggunakan bahasa yang cerancang untuk mengungkapkan keindahan alam.
4.Guru mengajarkan anak didiknya bagaimana cara cerancang dan membuat suatu proyek yang efektif.
5.Lagu cerancang dan bersemangat yang dibawakan oleh komunitas itu membuat para penonton merasa dihibur.

📚 Artikel terkait kata "cerancang"

Mengenal Kata 'cerancang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cerancang" - Inspirasi dan Motivasi

Pada zaman dahulu, kata cerancang memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks perang dan pertahanan. Secara harfiah, kata ini berarti "mencuar-cuar tajam" atau "dibubuhkannya pula ranjau besi" dengan tujuan untuk menghalangi atau menghancurkan lawan. Dalam konteks sejarah, cerancang digunakan sebagai strategi militer untuk melindungi wilayah atau pasukan dari serangan musuh. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin tidak sering mendengar kata cerancang, tetapi konsepnya masih relevan dalam berbagai aspek. Misalnya, ketika kita berbicara tentang strategi pemasaran yang efektif, kita bisa mengatakan bahwa perusahaan tersebut memiliki cerancang yang kuat untuk meningkatkan penjualan. Atau, ketika kita membicarakan tentang pengamanan yang baik, kita bisa mengatakan bahwa sistem keamanan itu memiliki cerancang yang canggih untuk melindungi data sensitif. Dalam budaya Indonesia modern, konsep cerancang telah berkembang menjadi sebuah prinsip yang lebih luas dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam desain arsitektur, cerancang digunakan untuk menciptakan bangunan yang efektif dan efisien dalam menggunakan sumber daya. Atau, dalam manajemen sumber daya, cerancang digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam dan manusia. Dengan demikian, kata cerancang tidak hanya memiliki makna yang historis, tetapi juga memiliki implikasi yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari.