Arti Kata "borkol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "borkol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

borkol

bor·kol ? brokoli

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "borkol"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "borkol" dalam Kalimat

1.Bayi itu sangat menyukai makanan sayuran seperti brokoli.
2.Di pasar, saya menemukan brokoli segar yang sangat murah.
3.Saya mencoba membuat hidangan brokoli dengan cara memanggangnya.
4.Dokter merekomendasikan pasien untuk mengonsumsi brokoli karena kandungan gizinya yang tinggi.
5.Sekarang brokoli menjadi salah satu sayuran favorit keluarga saya.

πŸ“š Artikel terkait kata "borkol"

Mengenal Kata 'borkol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Borkol" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "borkol" mungkin tidak terdengar asing bagi mereka yang suka makan sayuran. Dalam arti resmi, kata ini merupakan singkatan dari "borΒ·kol" dengan makna 'brokoli'. Kata ini muncul dari bahasa Inggris "broccoli" yang merupakan sebutan untuk jenis sayuran berbunga. Kata "borkol" memiliki hubungan erat dengan budaya makan modern di Indonesia. Masyarakat kita kini semakin banyak mengenal dan memakan sayuran ini karena kandungan gizinya yang tinggi. Borkol menjadi salah satu pilihan sayuran yang sehat dan lezat untuk dicampur dengan berbagai jenis makanan, seperti sop, rebusan, atau bahkan sebagai bahan utama untuk salad. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "borkol" sering digunakan dalam berbagai kalimat. Contohnya, "Saya suka memasak borkol dengan kacang panjang" atau "Makanan sehat hari ini adalah borkol dan tomat". Borkol juga sering disebutkan dalam konteks kesehatan, seperti "Konsumsi borkol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol". Kata "borkol" tidak hanya berperan dalam aspek makanan, namun juga dalam budaya makan modern Indonesia. Dengan semakin banyaknya penggemar sayuran ini, borkol menjadi simbol perubahan perilaku masyarakat dalam memilih makanan yang lebih seimbang dan sehat.