Arti Kata "berendam se sayak air" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berendam se sayak air" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berendam se sayak air

Peribahasa penghidupan yang sangat susah (serba kekurangan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berendam se sayak air"

📝 Contoh Penggunaan kata "berendam se sayak air" dalam Kalimat

1.Orang-orang yang berendam se sayak air tidak akan pernah bahagia.
2.Di desa ini, banyak warga yang hidup berendam se sayak air karena keterbatasan sumber daya.
3.Kondisi ekonomi pasien itu sangat buruk, berendam se sayak air hingga membutuhkan bantuan dari organisasi kebajikan.
4.Pengalaman hidupku sangat berendam se sayak air, sehingga aku tidak pernah mengeluh tentang apa pun.
5.Keterbatasan sumber air di daerah pedalaman membuat kami berendam se sayak air setiap hari.

📚 Artikel terkait kata "berendam se sayak air"

Mengenal Kata 'berendam se sayak air' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berendam se sayak air" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa "berendam se sayak air" adalah ungkapan yang telah dipakai dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan kehidupan yang sangat susah atau serba kekurangan. Ungkapan ini memiliki latar belakang historis dan sosial yang kompleks, terutama dalam konteks masyarakat pedesaan di masa lalu. Pada saat itu, kehidupan masyarakat sangat bergantung pada faktor alam dan musim, sehingga seringkali mereka mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar orang-orang yang mengalami kesulitan ekonomi atau kebutuhan lainnya mengatakan bahwa mereka "berendam se sayak air" atau hidup dalam keadaan yang sangat sulit. Ungkapan ini dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat: "Saya berendam se sayak air karena gaji saya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya." Atau, "Kota ini sedang berendam se sayak air karena bencana alam yang terjadi." Ungkapan "berendam se sayak air" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang yang mengalami kesulitan keuangan dan kebutuhan lainnya, sehingga mereka harus beradaptasi dengan keadaan yang sulit. Dalam konteks ini, ungkapan "berendam se sayak air" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mereka untuk terus berjuang dan mencari solusi. Dengan demikian, ungkapan ini dapat menjadi simbol kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kesulitan dalam kehidupan.