Arti Kata "berebut temiang hanyut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berebut temiang hanyut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berebut temiang hanyut

Peribahasa dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berebut temiang hanyut"

📝 Contoh Penggunaan kata "berebut temiang hanyut" dalam Kalimat

1.Dua teman berebut temiang hanyut karena keinginan kuas mereka akan jabatan.
2.Pernah di zaman dulu, pemimpin suatu daerah berebut temiang hanyut untuk memperebutkan kekuasaan.
3.Dalam perjuangan kemerdekaan, para pejuang berebut temiang hanyut karena cinta tanah air mereka.
4.Di antara dua sahabat yang saling bermusuhan, mereka berebut temiang hanyut sampai hubungan mereka retak.
5.Dalam permainan politik, beberapa pihak berebut temiang hanyut untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan.

📚 Artikel terkait kata "berebut temiang hanyut"

Mengenal Kata 'berebut temiang hanyut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Berebut Temiang Hanyut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berebut temiang hanyut" merupakan salah satu peribahasa yang populer di Indonesia. Peribahasa ini menggambarkan dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya. Makna ini dapat diterapkan dalam berbagai situasi, seperti dalam bisnis, politik, atau bahkan dalam hubungan pribadi. Konteks Historis dan Sosial Menurut sejarah, peribahasa "berebut temiang hanyut" dikatakan berasal dari masa lalu, ketika masyarakat pedesaan masih menggunakan temiang (kayu yang dipatahkan) sebagai alat tukar atau perniagaan. Ketika dua orang berusaha memperebutkan barang yang sama, mereka sering kali terlibat dalam pertengkaran yang tidak adil, sehingga tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah. Makna ini masih relevan hingga saat ini, terutama dalam situasi kompetisi yang ketat. Penggunaan dalam Kalimat Berikut beberapa contoh penggunaan kata "berebut temiang hanyut" dalam kalimat yang alami: - Dua sahabat yang berusaha memperebutkan proyek yang sama sampai luka-luka, tapi akhirnya tidak ada yang menang. - Mereka berdua berebut temiang hanyut dalam perusahaan, sehingga tidak ada yang berhasil mencapai tujuan. - Dalam politik, dua partai yang berusaha memperebutkan kursi legislatif sampai luka-luka, tapi tidak ada yang menang. Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "berebut temiang hanyut" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi kompetisi yang ketat. Dalam bisnis, politik, atau bahkan dalam hubungan pribadi, kita sering kali menghadapi situasi dimana kita harus bersaing untuk mencapai tujuan. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua kompetisi akan berakhir dengan hasil yang menguntungkan, dan kadang-kadang kita harus menanggapi kekalahan dengan bijak.