Arti Kata "berbilang pokok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berbilang pokok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berbilang pokok

ber.bi.lang pokok bilangan yang dipakai untuk membilang atau untuk menunjukkan berapa banyak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berbilang pokok"

📝 Contoh Penggunaan kata "berbilang pokok" dalam Kalimat

1.Dalam rapat, pimpinan menanyakan berapa bilangan anggota tim yang akan menghadiri konferensi.
2.Pada tahun 2020, jumlah penduduk ibu kota mencapai 5 juta.
3.Dalam sebuah novel, penulis mencatat kehidupan masyarakat yang berbilang pokok di pedalaman hutan.
4.Selama musim sekolah, siswa dibagi ke dalam berbagai kelompok untuk mengikuti kompetisi olahraga.
5.Berdasarkan data statistik, tingkat kemiskinan di daerah terpencil cukup tinggi dan berbilang pokok.

📚 Artikel terkait kata "berbilang pokok"

Mengenal Kata 'berbilang pokok' - Inspirasi dan Motivasi

Pengertian dan Penggunaan Kata "berbilang pokok" dalam Bahasa Indonesia

Kata "berbilang pokok" adalah salah satu istilah yang digunakan dalam Bahasa Indonesia untuk menggambarkan bilangan yang digunakan untuk membilang atau menunjukkan berapa banyak. Istilah ini memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam komunikasi sehari-hari maupun dalam teks formal. Dalam konteks historis, kata "berbilang pokok" digunakan sebagai salah satu cara untuk mengukur jumlah atau kuantitas. Dalam masyarakat tradisional, bilangan pokok digunakan untuk menghitung jumlah barang, orang, atau lain-lain. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "saya memiliki berbilang pokok lima butir buah," yang berarti memiliki lima buah. Dalam konteks modern, kata "berbilang pokok" masih digunakan dalam berbagai bidang, seperti matematika, ekonomi, dan sosial. Contoh penggunaan kata "berbilang pokok" dalam kalimat yang alami antara lain: * Saya memiliki berbilang pokok dua belas ekor ayam di peternakanku. * Kita harus membayar berbilang pokok seratus ribu rupiah untuk membayar pajak tahunan. * Di pasar, saya menemukan berbilang pokok tiga puluh dua butir buah yang masih segar. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "berbilang pokok" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam komunikasi sehari-hari, kita sering menggunakan bilangan pokok untuk mengungkapkan jumlah atau kuantitas. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "saya memiliki berbilang pokok banyak teman," yang berarti memiliki banyak teman. Dalam budaya Indonesia modern, kata "berbilang pokok" juga digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam teks formal, seperti rapor, laporan, dan lain-lain. Dengan demikian, kata "berbilang pokok" memiliki arti yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam masyarakat modern, kata ini masih digunakan untuk mengungkapkan jumlah atau kuantitas, dan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.