Arti Kata "berani candang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berani candang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berani candang

Klasik terlalu berani

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berani candang"

📝 Contoh Penggunaan kata "berani candang" dalam Kalimat

1.Ia mengatakan bahwa novel tersebut terlalu berani dalam mengungkapkan isu sosial.
2.Dalam kesempatan ini, saya ingin mengkritik bahwa film tersebut terlalu berani dalam menampilkan adegan kekerasan.
3.Sebenarnya, saya ingin menulis sebuah cerpen yang lebih berani dalam mengungkapkan perasaan dan pikiran tokoh utamanya.
4.Dosen mengatakan bahwa tesis mahasiswa terlalu berani dalam mengajukan hipotesis dan teori baru.
5.Pada acara penghargaan itu, novel yang diterbitkan tahun lalu terpilih sebagai pemenang karena terlalu berani dalam mengungkapkan kebenaran sejarah.

📚 Artikel terkait kata "berani candang"

Mengenal Kata 'berani candang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berani candang" - Inspirasi dan Motivasi

Pengertian dan Konteks Historis

Kata "berani candang" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang terlalu berani atau berlebihan dalam melakukan sesuatu. Konsep ini memiliki latar belakang historis yang menarik, karena "candang" sendiri sebenarnya adalah istilah kuno yang digunakan untuk menggambarkan keberanian atau kegagahan. Dalam konteks modern, "berani candang" biasanya digunakan untuk mengkritik atau menghina seseorang yang terlalu berani atau berlebihan dalam melakukan sesuatu.

Contoh Penggunaan Kata "berani candang"

Contoh penggunaan kata "berani candang" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - "Dia terlalu berani candang dalam mengkritik bosnya, padahal dia masih belum berpengalaman." - "Dia berani candang mengatakan bahwa dia bisa menyelesaikan proyek itu dalam waktu seminggu, padahal waktu yang dibutuhkan biasanya lebih lama." - "Dia terlalu berani candang dalam meminta kenaikan gaji, padahal dia masih belum berkontribusi banyak bagi perusahaan."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "berani candang" masih sangat relevan, terutama dalam konteks profesional atau karir. Seseorang yang terlalu berani candang dalam melakukan sesuatu dapat dianggap sebagai orang yang berani atau berani, tetapi juga dapat dianggap sebagai orang yang tidak bertanggung jawab atau tidak bijak. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kemampuan untuk menilai situasi dan menetapkan tujuan yang realistis sebelum melakukan sesuatu. Dengan demikian, kita dapat menghindari kesalahan dan mencapai kesuksesan yang lebih besar.