Arti Kata "bangar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bangar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bangar

1ba·ngar n 1 bau busuk spt bau bangkai; 2 tidak tulen lagi (tt rasa air): air di perigi itu --

2ba·ngar n riuh, gemuruh; bunyi ramai; ingar bingar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bangar"

📝 Contoh Penggunaan kata "bangar" dalam Kalimat

1.Sinar matahari pagi menyingkap bau bangar yang mengeluarkan dari tempat pembuangan sampah.
2.Bau bangar dari kantor yang tidak terurus membuat pegawai kesulitan bekerja.
3.Dalam novel itu, pembaca disajikan dengan gambaran hidup yang penuh bau bangar dan kekejaman.
4.Profesor mengingatkan mahasiswa bahwa air yang kotor dan mengeluarkan bau bangar tidak layak diminum.
5.Ketika hujan turun, bau bangar dari sungai yang tercemar menjadi semakin terasa.

📚 Artikel terkait kata "bangar"

Mengenal Kata 'bangar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bangar" di Masyarakat Indonesia

Kata "bangar" memiliki makna yang cukup spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, bangar merujuk pada bau busuk yang tidak sedap, seperti bau bangkai. Namun, makna ini tidak hanya terbatas pada bau fisik saja. Dalam konteks yang lebih luas, bangar juga dapat digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak tulen lagi, seperti rasa air yang tidak enak. Dalam sejarah, kata bangar mungkin mulai digunakan dalam bahasa Indonesia pada abad ke-19, ketika bahasa Indonesia mulai berkembang sebagai bahasa nasional. Pada saat itu, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan bau busuk yang tidak sedap, seperti bau bangkai yang telah membusuk. Namun, makna ini tidak hanya terbatas pada konteks tersebut. Dalam bahasa Indonesia modern, kata bangar juga dapat digunakan dalam berbagai konteks lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bangar dapat digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, jika kita bertemu dengan seseorang yang memiliki bau badan yang tidak sedap, kita dapat mengatakan bahwa mereka memiliki bau bangar. Atau, jika kita minum air yang tidak enak, kita dapat mengatakan bahwa air tersebut memiliki rasa bangar. Dalam budaya Indonesia modern, kata bangar juga dapat digunakan dalam berbagai bentuk ekspresi, seperti dalam kalimat "Jangan biarkan bangar menjadi bagian dari hidup kita". Dalam keseluruhan, kata bangar memiliki makna yang cukup spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada bau busuk yang tidak sedap, namun dalam konteks yang lebih luas, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak tulen lagi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bangar dapat digunakan dalam berbagai kalimat, dan dalam budaya Indonesia modern, kata ini dapat digunakan dalam berbagai bentuk ekspresi.