Arti Kata "balik mata" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "balik mata" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

balik mata

bermufakat jahat; membiarkan orang berbuat jahat (dengan pura-pura tidak tahu dan sebagainya) terlampau lama melihat (menunggu dan sebagainya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "balik mata"

📝 Contoh Penggunaan kata "balik mata" dalam Kalimat

1.Dia sengaja membiarkan anaknya berbuat kesalahan untuk melihat balik mata orang tuanya.
2.Pemimpin korup sering kali menggunakan balik mata untuk membiarkan kejahatan terjadi di bawah naungannya.
3.Pemuda itu terlalu lama melihat balik mata hantu yang dikatakan berdiri di pojok kamar.
4.Dalam novel tersebut, karakter utama harus menghadapi balik mata sifat jahat yang telah dia miliki sejak lama.
5.Orang tua di desa sering kali menggunakan balik mata untuk melihat niat anak-anak mereka yang belum dewasa.

📚 Artikel terkait kata "balik mata"

Mengenal Kata 'balik mata' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Balik Mata" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata "balik mata" memiliki makna yang sangat relevan dengan perilaku manusia sehari-hari. Kata ini memiliki arti resmi sebagai 'bermufakat jahat; membiarkan orang berbuat jahat (dengan pura-pura tidak tahu dan sebagainya) terlampau lama melihat (menunggu dan sebagainya)'. Istilah ini telah digunakan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia sejak zaman dahulu kala, terutama dalam masyarakat tradisional.

Penggunaan Kata "Balik Mata" dalam Kalimat

Penggunaan kata "balik mata" sangat umum dalam percakapan sehari-hari. Misalnya, jika seseorang membiarkan anaknya berbuat jahat dan tidak mengambil tindakan, maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut melihat "balik mata". Atau, jika seseorang menunggu terlalu lama untuk mengambil keputusan, maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut "melihat balik mata". Contoh lain, jika seseorang membiarkan temannya berbuat kesalahan dan tidak mengingatkan, maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut "bermufakat balik mata".

Relevansi Kata "Balik Mata" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "balik mata" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat modern, kita sering dihadapkan dengan situasi di mana kita harus memilih antara melakukan sesuatu atau tidak melakukan. Kata "balik mata" dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku kita dalam situasi seperti itu. Misalnya, jika kita membiarkan teman kita berbuat jahat dan tidak mengambil tindakan, maka kita harus bertanggung jawab atas perilaku kita dan tidak dapat mengatakan bahwa kita tidak tahu. Dengan demikian, kata "balik mata" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk melakukan yang benar dan tidak membiarkan orang lain berbuat jahat. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "balik mata" memiliki makna yang sangat mendalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kita harus selalu berhati-hati dalam menggunakannya dan tidak membiarkan orang lain berbuat jahat.