Arti Kata "malapari" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "malapari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

malapari

ma·la·pa·ri n pohon, kulit kayunya digunakan sbg obat kudis, buahnya beracun, tetapi tidak mematikan; Pongamia pinnata

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "malapari"

📝 Contoh Penggunaan kata "malapari" dalam Kalimat

1.Dokter menggunakan kulit kayu malapari untuk membuat obat kudis yang ampuh.
2.Di hutan, penghuni setempat menggunakan buah malapari yang beracun untuk membuat perangkap ikan.
3.Sebagai ilmuwan, dia mempelajari sifat-sifat malapari yang unik dan manfaatnya bagi kehidupan manusia.
4.Penggunaan malapari sebagai obat telah digunakan secara tradisional selama berabad-abad di daerah tertentu.
5.Pohon malapari memiliki keindahan yang luar biasa, tetapi buahnya beracun, jadi harus dihindari.

📚 Artikel terkait kata "malapari"

Mengenal Kata 'malapari' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "malapari" - Pohon Obat Tradisional yang Unik

Dalam bahasa Indonesia, malapari adalah kata yang merujuk pada pohon dengan nama ilmiah Pongamia pinnata. Pohon ini telah digunakan oleh masyarakat Indonesia selama berabad-abad sebagai sumber obat tradisional, terutama kulit kayunya yang digunakan untuk mengobati kudis. Selain itu, buah malapari juga memiliki sifat beracun, tetapi tidak mematikan. Dalam konteks historis, pohon malapari telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat di Indonesia, terutama di daerah-daerah pedesaan. Malapari dalam Konteks Sehari-Hari ------------------------------------------ Kata malapari sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Pengobatan tradisional dengan kulit kayu malapari masih populer di desa-desa terpencil." Atau, "Buah malapari tidak boleh dimakan karena dapat menyebabkan keracunan." Dalam beberapa kasus, malapari juga digunakan sebagai nama obat herbal yang dijual di pasar tradisional. Relevansi malapari dalam Kehidupan Sehari-Hari ------------------------------------------- Dalam kehidupan sehari-hari, malapari masih memiliki peran penting sebagai sumber obat tradisional. Banyak masyarakat Indonesia yang masih menggunakan kulit kayu malapari untuk mengobati kudis dan penyakit kulit lainnya. Selain itu, malapari juga digunakan sebagai bahan baku untuk membuat obat herbal yang dijual di pasar tradisional. Dalam beberapa kasus, malapari juga digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kosmetik alami.