Arti Kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)

Peribahasa bekerja keras tetapi sedikit hasilnya; bagai menakik darah mati dr alu (bagai menakik darah mati dr batu) belut tanaman memanjat, Mezoneuron sumatranum

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" dalam Kalimat

1.Ia bekerja keras sebagai pegawai negeri, namun gajinya masih sangat sedikit, bagai menakik darah mati dari alu.
2.Pekerjaan beliau sebagai penjual kaki lima sulit menarik pelanggan, bagai menakik darah mati dari batu.
3.Dia lulusan terbaik di kelasnya, tetapi hasilnya masih belum memuaskan, bagai menakik darah mati dari alu.
4.Kami telah bekerja keras selama bertahun-tahun, namun hasilnya masih tidak mencukupi, bagai menakik darah mati dari batu.
5.Para petani di desa ini bekerja keras, tetapi hasil panen mereka masih sedikit, bagai menakik darah mati dari alu.

📚 Artikel terkait kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)"

Mengenal Kata 'bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" adalah salah satu peribahasa yang populer di Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna yang unik, yaitu bekerja keras tetapi sedikit hasilnya. Peribahasa ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang bekerja sangat keras, tetapi tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan. Berikut adalah konteks historis dan sosial dari kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" Peribahasa "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" diilhami dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama petani. Mereka harus bekerja keras untuk menanam dan memelihara tanaman mereka, tapi hasilnya masih bisa dipertanyakan. Contohnya, tanaman memanjat Mezoneuron sumatranum yang sering dijadikan contoh adalah salah satu contoh peribahasa ini. Contoh Penggunaan Kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" dalam kalimat yang alami: * Saya sudah bekerja keras selama seminggu, tapi hasilnya masih belum memuaskan. Saya merasa seperti menakik darah mati dari alu. * Ibu sudah bekerja keras sebagai ibu rumah tangga, tapi suaminya masih mengeluh tentang masakan yang tidak enak. Ibu merasa seperti menakik darah mati dari batu. Relevansi Kata "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" dalam Kehidupan Sehari-Hari Peribahasa "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari kita. Seringkali kita merasa seperti menakik darah mati dari alu atau batu ketika bekerja keras tapi hasilnya tidak sesuai harapan. Namun, peribahasa ini juga dapat dijadikan inspirasi untuk kita terus berusaha dan tidak menyerah. Dengan demikian, peribahasa "bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)" dapat menjadi motivasi kita untuk terus berusaha dan tidak menyerah, meskipun hasilnya tidak sesuai harapan.