Arti Kata "babil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "babil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

babil

ba·bil a suka membantah; keras kepala;
ber·ba·bil 1 v berbantah; bertengkar; 2 n pembantah; pelawan;
pem·ba·bil n pembantah; pelawan;
per·ba·bil·an n perbantahan; pertengkaran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "babil"

📝 Contoh Penggunaan kata "babil" dalam Kalimat

1.Dia terlalu babil dan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.
2.Dalam pertemuan kerja, dia selalu menjadi pembabil yang sulit dipahami.
3.Dia berbabil dengan sahabatnya tentang topik politik selama berjam-jam.
4.Istilah "babillahan" digunakan dalam buku sastra untuk menggambarkan kepribadian seseorang.
5.Dalam konteks pendidikan, guru harus sabar menghadapi siswa yang babil dan keras kepala.

📚 Artikel terkait kata "babil"

Mengenal Kata 'babil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Babil" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "babil" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang suka membantah atau keras kepala. Dalam konteks sejarah, kata babil sering digunakan untuk menggambarkan peradaban kuno yang terletak di daerah Mesopotamia, yaitu Babilon. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, kata babil lebih sering digunakan untuk menggambarkan sifat orang yang keras kepala atau suka membantah. Babil dalam Konteks Sehari-Hari Contoh-contoh penggunaan kata babil dalam kalimat yang alami dapat dilihat dari beberapa contoh berikut. Seorang teman yang suka membantah dan tidak mau mendengar pendapat orang lain bisa digambarkan sebagai seseorang yang babil. Selain itu, kata babil juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang keras kepala dan tidak mau menyesuaikan diri dengan situasi yang ada. Contoh Penggunaan Kata Babil - "Dia sangat babil sehingga tidak mau mendengar pendapat orang lain." - "Dia tidak bisa menyelesaikan masalah karena terlalu babil dan keras kepala." - "Saya tidak bisa memahami mengapa dia begitu babil dalam menyelesaikan masalah itu." Relevansi Kata Babil dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata babil memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam situasi sosial, kata babil dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang suka membantah atau keras kepala. Selain itu, kata babil juga dapat digunakan untuk menggambarkan sifat orang yang tidak mau menyesuaikan diri dengan situasi yang ada. Oleh karena itu, kata babil merupakan kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia.