Arti Kata "ayahanda" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ayahanda" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ayahanda

ayah·an·da n hor ayah: surat -- sudah saya terima

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ayahanda"

📝 Contoh Penggunaan kata "ayahanda" dalam Kalimat

1.Bapaknya sangat sayang kepada adik-adiknya, dan selalu membantu mereka dalam hal apa pun.
2.Dia meminta ayahandanya untuk menemani dia ke sekolah.
3.Dalam sejarah Indonesia, ayahanda menjadi simbol kekuasaan dan kebijaksanaan.
4.Suami yang baik adalah ayahanda yang baik, jangan hanya ayah.
5.Pak Harto dikenal sebagai ayahanda bangsa Indonesia yang memiliki visi jangka panjang.

📚 Artikel terkait kata "ayahanda"

Mengenal Kata 'ayahanda' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Ayahanda: Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata **ayahanda** adalah gabungan dari dua kata: ayah dan bapak. Dalam arti resmi, **ayahanda** diartikan sebagai pengganti kata "ayah" yang digunakan untuk menunjukkan hormat dan kesopanan. Penggunaan kata ini memiliki latar belakang historis dan sosial yang unik, sejak dahulu kala kata ini digunakan sebagai kata ganti untuk menunjukkan posisi orang tua yang lebih senior dan hormat. Penggunaan kata **ayahanda** masih umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi yang formal atau dalam komunikasi yang sopan. Contoh penggunaannya dapat dilihat pada kalimat seperti: "Saya sudah menerima surat dari **ayahanda**, saya akan berbicara dengan dia hari ini." atau "Saya ingin menulis surat **ayahanda** untuk mengucapkan terima kasih atas bantuannya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata **ayahanda** masih memiliki makna yang relevan, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam acara pernikahan, **ayahanda** sering kali digunakan sebagai kata ganti untuk menunjukkan posisi ayah suami atau suami yang lebih senior dan hormat. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam komunikasi formal, seperti surat-surat resmi atau email, untuk menunjukkan kesopanan dan hormat kepada pihak lain.