Arti Kata "askarid" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "askarid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

askarid

as·ka·rid n cacing parasit penghuni usus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "askarid"

📝 Contoh Penggunaan kata "askarid" dalam Kalimat

1.Di rumah sakit, dokter menemukan bahwa pasien tersebut mengalami infeksi karena asikarid yang hidup di ususnya.
2.Para ilmuwan telah meneliti sifat dan perilaku asikarid untuk memahami bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan lingkungan intern mereka.
3.Penggunaan obat kimia yang tepat dapat membantu mencegah pertumbuhan asikarid di dalam usus manusia.
4.Pada beberapa kasus, infeksi asikarid dapat menyebabkan gejala yang serius, seperti diare dan kelelahan.
5.Pada kuliah anatomi, dosen menjelaskan tentang bagaimana asikarid menginfeksi dan menghuni usus manusia.

📚 Artikel terkait kata "askarid"

Mengenal Kata 'askarid' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "askarid" - Cacing Parasit yang Perlu Diketahui

Kata "askarid" mungkin tidak asing bagi Anda yang pernah mempelajari biologi atau kedokteran. Namun, bagi orang awam, kata ini mungkin masih terdengar asing dan tidak familiar. Askarid adalah cacing parasit yang menyerang manusia dan dapat menyebabkan berbagai gejala tidak enak, seperti diare, muntah, dan sakit perut. Cacing ini telah dikenal manusia selama ribuan tahun dan telah menjadi subjek penelitian dalam bidang kedokteran. Askarid dapat menyerang manusia melalui beberapa cara, seperti melalui makanan atau air yang terkontaminasi dengan telur cacing. Setelah menyerang, cacing ini dapat berkembang biak dan menyebabkan kerusakan pada usus. Gejala askarid dapat bervariasi, tetapi biasanya mencakup diare, muntah, sakit perut, dan kehilangan nafsu makan. Jika tidak diobati, infeksi askarid dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius, seperti dehidrasi dan kekurangan elektrolit. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat mencegah infeksi askarid dengan menghindari makanan atau air yang terkontaminasi. Selain itu, kita juga dapat melakukan pemeriksaan medis secara teratur untuk mendeteksi gejala-gejala awal infeksi. Dalam budaya Indonesia, askarid telah menjadi subjek diskusi dalam bidang kedokteran dan telah menjadi perhatian yang serius dalam mencegah infeksi. Dengan pengetahuan yang lebih baik tentang askarid, kita dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari infeksi yang tidak enak ini.

Bagaimana Mencegah Infeksi Askarid?

Untuk mencegah infeksi askarid, kita dapat mengikuti beberapa tips, seperti: * Menghindari makanan atau air yang terkontaminasi * Melakukan pemeriksaan medis secara teratur * Menggunakan air minum yang aman * Makanan yang segar dan berkualitas Dengan pengetahuan yang lebih baik tentang askarid, kita dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari infeksi yang tidak enak ini.