Arti Kata "asfiksia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "asfiksia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

asfiksia

as·fik·sia n Dok kematian krn kekurangan udara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "asfiksia"

📝 Contoh Penggunaan kata "asfiksia" dalam Kalimat

1.Bayi yang baru lahir itu mengalami asfiksia karena terlilit tali pusar.
2.Korban kebakaran meninggal karena asfiksia akibat menghirup terlalu banyak asap.
3.Pertolongan pertama pada korban tenggelam bertujuan untuk mengatasi asfiksia.
4.asfiksia dapat terjadi jika saluran pernapasan tersumbat benda asing.
5.Pencekikan menyebabkan kematian melalui proses asfiksia.

📚 Artikel terkait kata "asfiksia"

Asfiksia: Kondisi Gawat Darurat Akibat Kekurangan Oksigen

Asfiksia adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi gawat darurat di mana tubuh mengalami kekurangan pasokan oksigen yang parah. Kondisi ini sangat berbahaya karena oksigen merupakan elemen vital bagi semua sel tubuh untuk berfungsi, terutama sel-sel otak. Jika pasokan oksigen terhenti, kerusakan otak yang permanen dapat terjadi hanya dalam beberapa menit, yang dapat berujung pada hilangnya kesadaran, koma, atau bahkan kematian. Asfiksia dapat disebabkan oleh berbagai hal yang mengganggu proses pernapasan normal. Beberapa penyebab umumnya antara lain tercekik, tenggelam, tersedak benda asing, menghirup gas beracun (seperti karbon monoksida), atau komplikasi saat proses kelahiran pada bayi. Penanganan asfiksia harus dilakukan sesegera mungkin dengan cara membebaskan jalan napas dan memberikan bantuan pernapasan untuk mengembalikan suplai oksigen ke otak dan organ vital lainnya.