Arti Kata "arus uang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "arus uang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

arus uang

perputaran (peredaran) uang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "arus uang"

📝 Contoh Penggunaan kata "arus uang" dalam Kalimat

1.arus uang dalam perekonomian negara sangat menentukan kesejahteraan masyarakatnya.
2.Pemerintah harus memastikan adanya arus uang yang lancar dalam industri pertanian.
3.Dalam konteks ekonomi makro, arus uang yang tidak seimbang dapat menyebabkan inflasi tinggi.
4.Pengaturan arus uang yang tidak transparan dapat menyebabkan korupsi dalam pemerintahan.
5.Dalam novel "Dorian Gray", arus uang yang tidak terbatas menjadi salah satu alasan utama kesedihan protagonis.

📚 Artikel terkait kata "arus uang"

Mengenal Kata 'arus uang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "arus uang" dalam Konteks Ekonomi dan Kehidupan Sehari-hari

Perputaran uang dalam suatu masyarakat dapat memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat tersebut. Kata "arus uang" dalam bahasa Indonesia memiliki makna resmi sebagai perputaran (peredaran) uang. Dalam konteks historis, arus uang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebijakan moneter, inflasi, dan kondisi ekonomi global. Selain itu, pengaruh teknologi juga memengaruhi arus uang, dengan meningkatnya transaksi digital dan pembayaran daring. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "arus uang" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Saat ini, arus uang di Indonesia sedang mengalami peningkatan akibat meningkatnya investasi asing." Atau "Perlu diingat bahwa arus uang yang tidak seimbang dapat menyebabkan inflasi dan kemiskinan." Contoh lainnya adalah "Bank sentral memantau arus uang untuk mengawasi kondisi ekonomi." Dalam kehidupan sehari-hari, arus uang memiliki dampak yang signifikan. Selain mempengaruhi kondisi ekonomi, arus uang juga dapat memengaruhi perilaku masyarakat, seperti kebiasaan berbelanja dan pengeluaran. Dalam budaya Indonesia modern, arus uang sering dihubungkan dengan konsep "mata uang digital" yang semakin populer. Oleh karena itu, memahami kata "arus uang" dapat membantu kita memahami lebih baik tentang kondisi ekonomi dan kehidupan sosial di sekitar kita.