Arti Kata "arteriografi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "arteriografi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

arteriografi

ar·te·ri·o·gra·fi /artériografi/ n pemotretan pembuluh darah setelah diisi zat kontras

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "arteriografi"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "arteriografi" dalam Kalimat

1.arteriografi digunakan untuk mendiagnosis penyakit jantung secara akurat.
2.Dokter akan melakukan arteriografi untuk mengetahui kondisi pembuluh darah pasien.
3.Pemotretan arteriografi membantu dokter memahami penyakit vaskular yang dialami.
4.arteriografi digunakan dalam operasi bedah untuk mengetahui kondisi pembuluh darah sebelum proses operasi.
5.Pemeriksaan arteriografi dapat membantu pasien mengerti kondisi kesehatannya dengan lebih jelas.

πŸ“š Artikel terkait kata "arteriografi"

Mengenal Kata 'Arteriografi' - Inspirasi dan Motivasi

**Mengenal Arteriografi: Pemotretan Pembuluh Darah yang Informatif**

Arteriografi adalah istilah medis yang merujuk pada proses pemotretan pembuluh darah setelah diisi zat kontras. Istilah ini telah berkembang sejak tahun 1920-an ketika ilmuwan Belanda, Wilhelm Conrad RΓΆntgen, menemukan radiografi. Pada saat itu, arteriografi masih merupakan teknik eksperimental yang digunakan untuk memantau kondisi pembuluh darah. Penggunaan arteriografi dalam praktik medis telah meningkat seiring kemajuan teknologi. Dengan menggunakan teknologi yang canggih, arteriografi dapat membantu dokter mendeteksi adanya penyakit pembuluh darah, seperti aterosklerosis atau trombosis. Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata **arΡ‚Π΅Ρ€ΠΈΠΎΠ³Ρ€Π°Ρ„ΠΈ** dalam konteks medis: Pemeriksaan arteriografi sangat penting untuk mendeteksi adanya penyakit arteri koroner. Dengan menggunakan arteriografi, dokter dapat memantau kondisi pembuluh darah dan melakukan intervensi jika diperlukan. Arteriografi juga digunakan dalam pemeriksaan pembuluh darah otak untuk mendeteksi adanya penyakit stroke. Dalam prakteknya, arteriografi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien dengan mengidentifikasi penyakit pembuluh darah serta melakukan intervensi yang tepat. Arteriografi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan pembuluh darah. Dengan melakukan pola hidup sehat, seperti berolahraga secara teratur dan mengkonsumsi makanan yang bergizi, kita dapat mencegah adanya penyakit pembuluh darah.