Arti Kata "arus olakan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "arus olakan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

arus olakan

arus yang berputar (berpusing)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "arus olakan"

📝 Contoh Penggunaan kata "arus olakan" dalam Kalimat

1.Air di sungai memiliki arus olakan yang terbentuk oleh tekanan dari air di bagian bawah.
2.Pada saat banjir, air di sungai memiliki arus olakan yang membawa batu dan pohon ke tepi sungai.
3.Ilmuwan telah berhasil mengumpulkan data tentang arus olakan di laut dalam menggunakan teknologi canggih.
4.Para nelayan harus berhati-hati saat mengemudi perahu di daerah dengan arus olakan yang kuat.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus beradaptasi dengan arus olakan dalam perubahan cuaca yang tidak terduga.

📚 Artikel terkait kata "arus olakan"

Mengenal Kata 'arus olakan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Aru Olakan" dalam Bahasa Indonesia - Inspirasi dan Motivasi

Aru olakan adalah kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia, namun masih banyak orang yang tidak mengenal artinya secara pasti. Dalam konteks resmi, aru olakan diartikan sebagai arus yang berputar (berpusing). Istilah ini berasal dari bahasa Melayu, yang kemudian dipengaruhi oleh bahasa Sanskerta. Dalam sejarah, kata aru olakan digunakan untuk menggambarkan pergerakan air yang tidak teratur, seperti arus sungai yang berbelok-belok. Dalam kehidupan sehari-hari, kata aru olakan masih digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga atau tidak terkendali. Misalnya, "Hari ini saya tidak bisa menghadapi aru olakan dalam pekerjaan saya, sehingga saya harus mencari solusi lain." Atau, "Aru olakan dalam cuaca membuat saya tidak bisa pergi ke luar rumah." Dalam contoh-contoh di atas, kata aru olakan digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga dan memerlukan adaptasi. Aru olakan juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam pengembangan teknologi dan inovasi. Dalam era digital, kita sering menghadapi aru olakan dalam bentuk perubahan teknologi yang cepat dan tidak terduga. Oleh karena itu, kita harus siap untuk menghadapi aru olakan dan mencari solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan demikian, kita dapat mengembangkan kemampuan kita untuk menghadapi situasi yang tidak terduga dan menjadi lebih adaptif dalam menghadapi perubahan.