Arti Kata "angka kematian neonatal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "angka kematian neonatal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

angka kematian neonatal

[Dem] bilangan yang menunjukkan jumlah kematian bayi (di bawah umur 1 bulan atau 28 hari) dari setiap 1.000 kelahiran (bayi) hidup selama satu tahun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "angka kematian neonatal"

📝 Contoh Penggunaan kata "angka kematian neonatal" dalam Kalimat

1.Dalam laporan kesehatan tahun ini, angka kematian neonatal mencapai 12 per 1.000 kelahiran.
2.Pengurangan angka kematian neonatal menjadi prioritas utama dalam kebijakan kesehatan nasional.
3.Pada tahun 2015, angka kematian neonatal di daerah pedesaan masih tinggi, yaitu 20 per 1.000 kelahiran.
4.Dalam penelitian ini, kami menemukan bahwa angka kematian neonatal di rumah sakit yang terintegrasi dengan puskesmas lebih rendah.
5.Kurangnya akses ke layanan kesehatan maternal dan neonatal menyebabkan angka kematian neonatal meningkat di daerah tertentu.

📚 Artikel terkait kata "angka kematian neonatal"

Mengenal Kata 'angka kematian neonatal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "angka kematian neonatal" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks

Angka kematian neonatal adalah bilangan yang menunjukkan jumlah kematian bayi (di bawah umur 1 bulan atau 28 hari) dari setiap 1.000 kelahiran (bayi) hidup selama satu tahun. Konsep ini memiliki makna yang sangat penting dalam bidang kesehatan dan statistik, terutama dalam mencerminkan kondisi kesehatan dan keselamatan perinatal di sebuah negara atau daerah. Sejarahnya, angka kematian neonatal telah digunakan sebagai indikator utama untuk menilai kualitas pelayanan kesehatan perinatal dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait kesehatan reproduksi dan kehamilan. Oleh karena itu, penting untuk memahami arti dan konteks dari angka kematian neonatal dalam konteks ini.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Angka kematian neonatal dapat digunakan dalam kalimat yang alami untuk menyampaikan informasi tentang kondisi kesehatan perinatal. Berikut adalah beberapa contoh: * "Rasio angka kematian neonatal di Indonesia masih sangat tinggi, sehingga perlu upaya intensif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan perinatal." * "Menurut laporan WHO, angka kematian neonatal dunia menurun secara signifikan selama 10 tahun terakhir." * "Pemerintah memprioritaskan program penurunan angka kematian neonatal sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Angka kematian neonatal memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mencerminkan kondisi kesehatan dan keselamatan perinatal di sebuah negara atau daerah. Dalam konteks budaya Indonesia, angka kematian neonatal juga dapat digunakan sebagai indikator untuk menilai kinerja pelayanan kesehatan perinatal dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Penggunaan angka kematian neonatal dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan perinatal dan meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan perinatal. Oleh karena itu, penting untuk memahami arti dan konteks dari angka kematian neonatal dalam konteks ini.