Arti Kata "amputasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "amputasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

amputasi

am·pu·ta·si n Dok pemotongan (anggota badan), terutama kaki dan tangan, untuk menyelamatkan jiwa seseorang;
meng·am·pu·ta·si v memotong anggota badan, terutama kaki dan tangan, untuk menyelamatkan jiwa seseorang: tim dokter bedah terpaksa ~ tangan pasien demi keselamatan jiwanya dr serangan lepra;
ter·am·pu·ta·si v terpotong anggota badan, terutama tangan dan kaki, untuk menyelamatkan jiwa seseorang;
peng·am·pu·ta·si·an n proses, cara, perbuatan mengamputasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "amputasi"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "amputasi" dalam Kalimat

1.Dokter meresepkan amputasi sebagai solusi terakhir untuk mengatasi infeksi parah pada kaki.
2.Korban kecelakaan tersebut harus menjalani operasi amputasi untuk menyelamatkan nyawanya.
3.amputasi merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk menghilangkan bagian tubuh yang terinfeksi atau terluka parah.
4.Beberapa pasien mengalami trauma psikologis setelah menjalani amputasi karena harus beradaptasi dengan kehilangan anggota tubuh.
5.Pemerintah memberikan bantuan rehabilitasi bagi korban amputasi agar bisa kembali beraktivitas secara mandiri.

πŸ“š Artikel terkait kata "amputasi"

Pengertian dan Prosedur Amputasi dalam Dunia Medis

Pengertian Amputasi

Amputasi merupakan tindakan medis yang dilakukan untuk mengangkat atau menghilangkan bagian tubuh yang terluka parah atau terinfeksi. Prosedur ini umumnya dilakukan sebagai upaya terakhir setelah semua alternatif pengobatan telah diuji namun gagal memberikan hasil yang memuaskan.

Amputasi sering kali dilakukan pada anggota tubuh seperti jari, tangan, kaki, atau bahkan bagian dari lengan atau kaki. Tujuan dari amputasi adalah untuk menghentikan penyebaran infeksi, mengurangi rasa nyeri yang tak tertahankan, atau mencegah komplikasi serius yang dapat mengancam nyawa pasien.

Prosedur Amputasi

Sebelum menjalani amputasi, pasien akan menjalani serangkaian tes dan evaluasi untuk menentukan tingkat keparahan kondisi serta mempersiapkan secara fisik dan mental. Selama operasi, dokter akan melakukan pemotongan yang tepat sesuai dengan batas jaringan yang sehat dan memastikan bahwa prosedur berjalan dengan aman dan steril.

Setelah amputasi selesai, pasien akan menjalani proses pemulihan yang meliputi perawatan luka, terapi fisik, dan konseling psikologis. Dukungan keluarga dan tim medis sangat penting dalam membantu pasien mengatasi tantangan fisik dan emosional setelah kehilangan anggota tubuh.

Dampak Psikologis

Amputasi tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga secara psikologis bagi pasien. Kehilangan bagian tubuh dapat menimbulkan perasaan trauma, depresi, atau rasa rendah diri. Oleh karena itu, penting bagi pasien untuk mendapatkan dukungan emosional dan sosial yang memadai untuk membantu mereka menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

Rehabilitasi dan Dukungan

Pasca-amputasi, pasien akan menjalani program rehabilitasi yang bertujuan untuk mengembalikan kemampuan fisik dan kemandirian. Program ini meliputi pelatihan penggunaan alat bantu, terapi fisik, dan konseling untuk membantu pasien pulih secara menyeluruh. Pemerintah dan lembaga kesehatan juga menyediakan bantuan finansial dan dukungan untuk memastikan bahwa korban amputasi dapat kembali berintegrasi ke dalam masyarakat dengan lancar.