Arti Kata "amelioratif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "amelioratif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

amelioratif

ame·li·o·ra·tif /amélioratif/ a bersifat memperbaiki; bersifat ameliorasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "amelioratif"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "amelioratif" dalam Kalimat

1.Kata amelioratif sering digunakan dalam konteks perbaikan kondisi sosial.
2.Penggunaan kata amelioratif dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perbaikan kondisi lingkungan.
3.Dalam konteks pendidikan, kata amelioratif digunakan untuk menggambarkan proses perbaikan kualitas pendidikan.
4.Kata amelioratif sering dikaitkan dengan istilah 'perubahan positif' dalam konteks sosial dan politik.
5.Penggunaan kata amelioratif dapat meningkatkan kualitas komunikasi dalam konteks bisnis dan profesional.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "amelioratif"

Apa itu Kata Amelioratif? Definisi, Contoh, & Penjelasan Lengkap

Kata amelioratif berasal dari bahasa Latin yang berarti 'perbaikan' atau 'peningkatan kualitas'. Dalam konteks bahasa Indonesia, kata amelioratif digunakan untuk menggambarkan proses perbaikan kondisi sosial, lingkungan, atau kondisi lainnya.

Penggunaan kata amelioratif dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perbaikan kondisi lingkungan. Misalnya, perbaikan kondisi udara, perbaikan kondisi air, atau perbaikan kondisi kebun binatang.

Dalam konteks pendidikan, kata amelioratif digunakan untuk menggambarkan proses perbaikan kualitas pendidikan. Contohnya, perbaikan kualitas guru, perbaikan kualitas fasilitas, atau perbaikan kurikulum.

Kata amelioratif sering dikaitkan dengan istilah 'perubahan positif' dalam konteks sosial dan politik. Misalnya, perubahan politik yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, atau perubahan sosial yang dapat meningkatkan kesetaraan gender.