Arti Kata "ambivalensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ambivalensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ambivalensi

am·bi·va·len·si /ambivalénsi/ n Psi perasaan tidak sadar yg saling bertentangan thd situasi yg sama atau thd seseorang pd waktu yg sama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ambivalensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "ambivalensi" dalam Kalimat

1.Dia merasakan ambivalensi dalam hatinya, tidak tahu harus dipilih mana antara yang satu dan yang lain.
2.Kehidupan di kota besar penuh dengan ambivalensi, antara kemewahan dan kemiskinan.
3.Dia memiliki ambivalensi dalam memutuskan karir, antara ingin menjadi pelopor dan ingin memiliki kestabilan.
4.Kata-kata cinta yang diucapkan oleh kekasihnya penuh dengan ambivalensi, tidak jelas apa yang diharapkan.
5.Dia merasakan ambivalensi dalam memilih antara kesenangan sekarang dan kebahagiaan di masa depan.

📚 Artikel terkait kata "ambivalensi"

Mengenal Ambivalensi: Definisi, Contoh, dan Penjelasan Lengkap

Ambivalensi adalah kondisi mental yang dipenuhi oleh perasaan kontradiktif, seperti perasaan gembira dan sedih pada saat yang sama. Kondisi ini sering kali dialami oleh orang-orang yang harus menghadapi situasi sulit dan tidak dapat memilih antara dua hal yang saling bertentangan.

Contoh ambivalensi dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketika seseorang harus memutuskan antara meninggalkan pekerjaan yang tidak menyenangkan dengan tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Dia mungkin merasakan ambivalensi dalam hatinya, tidak tahu harus dipilih mana antara yang satu dan yang lain.

Ambivalensi juga dapat dialami dalam hubungan asmara, seperti ketika seseorang harus memutuskan antara menjalin hubungan dengan orang yang mereka cintai dengan tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Mereka mungkin merasakan ambivalensi dalam hatinya, tidak tahu harus dipilih mana antara yang satu dan yang lain.

Jadi, ambivalensi adalah kondisi mental yang dipenuhi oleh perasaan kontradiktif. Kondisi ini dapat dialami oleh orang-orang dalam berbagai situasi, seperti dalam memutuskan karir, hubungan asmara, dan lain-lain.