Arti Kata "yang se cupak takkan jadi segantang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "yang se cupak takkan jadi segantang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

yang se cupak takkan jadi segantang

Peribahasa sesuatu yang sudah pasti (tidak dapat diubah lagi)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "yang se cupak takkan jadi segantang"

📝 Contoh Penggunaan kata "yang se cupak takkan jadi segantang" dalam Kalimat

1.Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "yang se cupak takkan jadi segantang":
2.Dalam konteks formal, perubahan yang sudah pasti tidak dapat diubah lagi dalam peraturan perusahaan.
3.Pada saat itu, status kehilangan yang se cupak takkan jadi segantang telah diketahui oleh pihak berwenang.
4.Dalam konteks sastra, novel ini menceritakan tentang kehidupan yang se cupak takkan jadi segantang setelah kehilangan yang besar.
5.Pada saat lulus kuliah, saya menyadari bahwa yang se cupak takkan jadi segantang adalah karir yang telah saya pilih.

📚 Artikel terkait kata "yang se cupak takkan jadi segantang"

Mengenal Kata 'yang se cupak takkan jadi segantang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "yang se cupak takkan jadi segantang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "yang se cupak takkan jadi segantang" merupakan peribahasa dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna yang sangat dalam. Secara umum, peribahasa ini memiliki makna bahwa sesuatu yang sudah pasti tidak dapat diubah lagi, seperti keputusan atau hasil yang telah terjadi. Dalam sejarah, peribahasa ini digunakan untuk menyampaikan bahwa beberapa hal harus diterima dengan lapang dada, karena sudah tidak dapat diubah. Peribahasa ini memiliki konteks yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat, kita sering mendengar istilah "yang se cupak takkan jadi segantang" untuk menggambarkan situasi dimana sebuah keputusan telah diambil dan tidak dapat dibatalkan lagi. Misalnya, ketika kita telah memutuskan untuk menikah, maka keputusan itu telah pasti dan tidak dapat diubah. Contoh penggunaan kata "yang se cupak takkan jadi segantang" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: - "Setelah menikah, suami saya tidak dapat kembali ke kehidupan sebelumnya, karena yang se cupak takkan jadi segantang." - "Kita harus menerima keputusan yang telah diambil, karena yang se cupak takkan jadi segantang." - "Setelah memutuskan untuk berhenti bekerja, saya tidak dapat kembali ke pekerjaan yang lama, karena yang se cupak takkan jadi segantang." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "yang se cupak takkan jadi segantang" memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam masyarakat modern, kita sering menghadapi situasi dimana keputusan telah diambil dan tidak dapat diubah lagi. Peribahasa ini dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk menerima keputusan yang telah diambil dan tidak dapat diubah lagi. Dengan demikian, kita dapat belajar untuk menerima dan menerimanya dengan lapang dada, seperti yang dikatakan dalam peribahasa "yang se cupak takkan jadi segantang".