Arti Kata "mol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mol

mol n kuantitas dr senyawa atau unsur yg mempunyai bobot dl gram sama dng bobot molekul; gram molekul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mol"

📝 Contoh Penggunaan kata "mol" dalam Kalimat

1.Dalam laboratorium kimia, peneliti menggunakan 5 mol senyawa kimia untuk eksperimen.
2.Dosen menjelaskan bahwa 1 mol gas mempunyai volume 22,4 liter pada suhu dan tekanan standar.
3.Ilmuwan menemukan bahwa reaksi kimia yang melibatkan 3 mol oksigen dapat menghasilkan energi besar.
4.Dalam industri, produksi senyawa kimia memerlukan kontrol yang ketat untuk menghindari penambahan 2 mol bahan tambahan.
5.Dalam buku kimia, 1 mol atom karbon mempunyai bobot yang sama dengan 12 gram.

📚 Artikel terkait kata "mol"

Mengenal Kata 'mol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mol" dalam Kimia: Kuantitas Senyawa atau Unsur

Kata "mol" sering digunakan dalam bidang kimia, tetapi apa itu sebenarnya? Mol merupakan singkatan dari "molekul", yang merupakan satuan dasar pengukuran kuantitas senyawa atau unsur dalam kimia. Dalam konteks ini, mol memiliki arti kuantitas dr senyawa atau unsur yang mempunyai bobot dalam gram sama dng bobot molekul; gram molekul. Kata "mol" memiliki sejarah yang menarik. Istilah ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 oleh ahli kimia Belanda, Jacobus Henricus van 't Hoff. Van 't Hoff adalah salah satu tokoh penting dalam perkembangan kimia modern, dan konsep mol adalah salah satu konsep utama yang dia perkenalkan. Dengan memperkenalkan konsep mol, van 't Hoff dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar kimia, seperti reaksi kimia dan kesetimbangan kimia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mol" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam formula resep makanan, kita sering melihat angka-angka yang merepresentasikan mol suatu bahan. Contoh, "2 mol suatu bahan A" berarti kita perlu menggunakan 2 kali kuantitas mol bahan A tersebut. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mol" dalam kalimat yang alami: * "Dalam reaksi kimia, 1 mol gas A bereaksi dengan 2 mol gas B menjadi produk C." * "Kita perlu menambahkan 3 mol gula ke dalam resep kue." * "Dalam proses industri, 5 mol senyawa A diolah menjadi produk B." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep mol juga memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam industri farmasi, konsep mol digunakan untuk menentukan kuantitas obat yang dibutuhkan. Dalam industri makanan, konsep mol digunakan untuk menentukan kuantitas bahan yang dibutuhkan dalam resep. Dalam konteks ini, mol adalah konsep kunci yang memungkinkan kita untuk mengukur dan mengontrol kuantitas bahan dengan akurat. Dalam kesimpulan, kata "mol" adalah konsep kimia yang sangat penting. Dengan memahami konsep mol, kita dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar kimia dan mengukur kuantitas senyawa atau unsur dengan akurat. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep mol juga memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam industri farmasi dan makanan.