Arti Kata "wong cilik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wong cilik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wong cilik

rakyat jelata

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wong cilik"

📝 Contoh Penggunaan kata "wong cilik" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus mempertimbangkan kebutuhan rakyat jelata dalam menetapkan kebijakan baru.
2.Dalam konteks sehari-hari, istilah wong cilik digunakan untuk mengacu pada masyarakat biasa yang tidak memiliki kekuasaan politik.
3.Dalam sejarah Indonesia, wong cilik sering kali menjadi korban penindasan dari penguasa kolonial.
4.Pendidik harus memahami peran penting wong cilik dalam proses belajar mengajar di sekolah.
5.Pemerintah harus meningkatkan kualitas layanan publik untuk memenuhi kebutuhan rakyat jelata yang semakin meningkat.

📚 Artikel terkait kata "wong cilik"

Mengenal Kata 'wong cilik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wong Cilik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "wong cilik" adalah istilah bahasa Jawa yang memiliki makna mendalam dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada rakyat jelata, yaitu masyarakat yang tidak memiliki kemampuan ekonomi atau sosial yang tinggi. Dalam sejarahnya, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kehidupan orang-orang yang hidup di bawah kemiskinan dan kesulitan. Dalam konteks historis, kata "wong cilik" sering dihubungkan dengan perjuangan rakyat jelata melawan penjajahan Belanda. Mereka yang disebut sebagai "wong cilik" adalah mereka yang berjuang dengan gigih untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Dengan demikian, kata ini juga memiliki makna yang mendalam sebagai simbol perjuangan dan keberanian. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "wong cilik" dalam kalimat yang alami: * "Di zaman penjajahan, wong cilik berjuang dengan gigih untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia." * "Wong cilik di desa ini sangat terkenal akan keberaniannya dalam menghadapi tantangan hidup." * "Pemerintah harus memprioritaskan kesejahteraan wong cilik dalam mengembangkan program pembangunan." Kata "wong cilik" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ini, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan mereka yang hidup di bawah kemiskinan dan kesulitan, tetapi masih memiliki harapan dan semangat untuk maju. Dengan demikian, kata ini juga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk berjuang dan meningkatkan kualitas hidup kita sendiri.