Arti Kata "verbatim" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "verbatim" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

verbatim

ver·ba·tim /vérbatim/ a kata demi kata; menurut apa yg tertuang dl tulisan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "verbatim"

📝 Contoh Penggunaan kata "verbatim" dalam Kalimat

1.Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "verbatim":
2.Dokumenter mencatat wawancara tersebut dengan cara verbatim, agar tidak ada kesalahan dalam transkrip.
3.Dosen meminta mahasiswa untuk menerjemahkan artikel tersebut verbatim, tanpa perubahan apa pun.
4.Kata-kata sang sutradara diucapkan verbatim, tanpa perubahan apa pun, ketika dia menerima penghargaan.
5.Penulis menggunakan cara menulis verbatim untuk menggambarkan dialog antara karakter dalam novelnya.

📚 Artikel terkait kata "verbatim"

Mengenal Kata 'verbatim' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata Verbatim: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Kata **verbatim** memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks resmi, kata ini berarti "a kata demi kata; menurut apa yg tertuang dl tulisan." Ini berarti bahwa kalimat atau teks yang diucapkan atau ditulis adalah sebuah pernyataan yang tepat dan tidak diubah sedikitpun dari sumber aslinya. Kata **verbatim** memiliki sejarah yang panjang dan berakar dalam bahasa Inggris. Pada awalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses penulisan atau percakapan yang dilakukan dengan cara yang sangat akurat dan tepat. Dalam konteks ini, kata **verbatim** digunakan untuk menunjukkan bahwa sebuah teks atau kalimat telah ditulis atau diucapkan dengan cara yang sama persis dengan sumber aslinya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **verbatim** sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seorang saksi mencatat perkataan seseorang, mereka dapat menyatakan bahwa pernyataan tersebut dilakukan secara **verbatim** untuk menunjukkan bahwa tidak ada perubahan sedikitpun dari apa yang dikatakan. Dalam lingkungan akademis, kata **verbatim** digunakan untuk menggambarkan proses penulisan atau penyusunan sebuah teks yang dilakukan dengan cara yang sangat akurat dan tepat. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata **verbatim** dalam kalimat yang alami: - "Dia menuliskan pernyataan sang pemimpin secara **verbatim** dalam laporannya." - "Dalam wawancara, dia menyatakan bahwa jawabannya adalah hasil dari penelitian yang dilakukan secara **verbatim**." - "Dia menulis ulang teks tersebut secara **verbatim** tanpa membuat perubahan sedikit pun." Dalam budaya Indonesia modern, kata **verbatim** memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital, kata ini digunakan secara luas untuk menggambarkan proses penulisan atau penyusunan teks yang dilakukan dengan cara yang sangat akurat dan tepat. Dalam konteks ini, kata **verbatim** digunakan untuk menunjukkan bahwa sebuah teks atau kalimat telah ditulis atau diucapkan dengan cara yang sama persis dengan sumber aslinya. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata **verbatim** memiliki makna yang sangat spesifik dan relevan dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks ini, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses penulisan atau penyusunan teks yang dilakukan dengan cara yang sangat akurat dan tepat.