Arti Kata "verbalisan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "verbalisan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

verbalisan

ver·ba·li·san /vérbalisan/ n orang (penyidik) yg melakukan proses verbal (penyidikan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "verbalisan"

📝 Contoh Penggunaan kata "verbalisan" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, polisi melakukan verbalisan kepada tersangka untuk mengungkap kasus kejahatan.
2.Sebagai seorang jaksa, dia memiliki tugas untuk melakukan verbalisan pada saksi mata untuk memperoleh informasi yang akurat.
3.Pada saat investigasi, tim penyidik melakukan verbalisan dengan saksi yang ditemukan di lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti.
4.Pada konteks pendidikan, guru mengajarkan siswa tentang cara melakukan verbalisan yang efektif dan efisien dalam menghadapi wawancara kerja.
5.Dalam film tersebut, detektif melakukan verbalisan dengan tersangka untuk mengungkap rahasia yang tersembunyi.

📚 Artikel terkait kata "verbalisan"

Mengenal Kata 'verbalisan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Verbalisan" - Proses Penyidikan yang Sah

Definisi dan Konteks Sejarah Verbalisan

Verbalisan adalah proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik melalui cara verbal, yaitu dengan berbicara dan bertanya. Proses ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan bukti yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menjalankan proses hukum. Dalam konteks sejarah, verbalisan telah digunakan sejak zaman dahulu kala untuk menjalankan penyidikan dan pengadilan.

Contoh Penggunaan Verbalisan

Verbalisan sering digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam penyelidikan kejahatan. Contoh penggunaan verbalisan adalah saat polisi melakukan interrogasi terhadap saksi atau tersangka untuk mengumpulkan informasi dan bukti yang relevan. Dalam kalimat, verbalisan dapat digunakan sebagai berikut: "Polisi melakukan verbalisan terhadap saksi untuk mengumpulkan informasi tentang kejahatan tersebut." Contoh lainnya adalah saat penyidik melakukan wawancara dengan saksi untuk mengumpulkan bukti yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menjalankan proses hukum. Dalam kalimat, verbalisan dapat digunakan sebagai berikut: "Penyidik melakukan verbalisan terhadap saksi untuk mengumpulkan bukti yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menjalankan proses hukum."

Relevansi Verbalisan dalam Kehidupan Sehari-hari

Verbalisan tidak hanya digunakan dalam proses penyidikan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, verbalisan sering digunakan sebagai cara untuk mengatasi masalah dan konflik. Contohnya, saat kita berbicara dengan teman atau keluarga untuk mengatasi masalah yang terjadi. Dalam kehidupan sehari-hari, verbalisan juga digunakan sebagai cara untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Dalam kalimat, verbalisan dapat digunakan sebagai berikut: "Verbalisan yang efektif dapat membantu kita untuk berkomunikasi dengan orang lain yang lebih efektif." Dengan demikian, verbalisan tidak hanya digunakan dalam proses penyidikan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.