Arti Kata "utar-utar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "utar-utar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

utar-utar

utar-utar n perisai kecil, bundar bangunnya (bentuknya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "utar-utar"

📝 Contoh Penggunaan kata "utar-utar" dalam Kalimat

1.Pada perayaan Hari Raya Idul Fitri, anak-anak mengenakan perisai kecil yang disebut utar-utar.
2.Pada zaman dahulu, utar-utar digunakan sebagai perisai oleh prajurit untuk melindungi diri dari serangan musuh.
3.Di desa tersebut, utar-utar digunakan sebagai perisai kecil untuk melindungi benda-benda dari hujan.
4.Pada pertempuran itu, pasukan menggunakan utar-utar untuk melindungi diri dari serangan lawan.
5.Pengrajin kayu di desa itu menggunakan utar-utar sebagai contoh desain untuk membuat perisai yang lebih besar.

📚 Artikel terkait kata "utar-utar"

Mengenal Kata 'utar-utar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "utar-utar" - Inspirasi dari Perisai Kuno

Makna dan Konteks Historis

Kata "utar-utar" dalam bahasa Indonesia memiliki arti resmi sebagai perisai kecil, bundar bangunnya. Kata ini memiliki asal-usul dari bahasa Melayu Kuno, yang digunakan untuk menggambarkan perisai yang bentuknya bulat dan kecil. Dalam sejarah, perisai seperti ini digunakan oleh prajurit-prajurit kuno untuk melindungi diri dari serangan lawan.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Kata "utar-utar" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan benda yang memiliki bentuk bulat dan kecil. Contoh penggunaan kata ini antara lain: "Dia menggunakan utar-utar untuk melindungi diri dari serangan musuh", "Perisai utar-utar digunakan oleh prajurit kuno untuk melindungi diri", atau "Dia membeli utar-utar sebagai bunga tangan untuk pacarnya".

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "utar-utar" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan sejarah. Perisai seperti ini masih digunakan dalam berbagai acara tradisional, seperti upacara adat atau pernikahan. Selain itu, kata "utar-utar" juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam sastra atau seni rupa. Dalam konteks ini, kata "utar-utar" digunakan untuk menggambarkan benda yang memiliki bentuk dan makna yang lebih dalam.