Arti Kata "ungkil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ungkil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ungkil

ung·kil v, meng·ung·kil v mengangkat (menaikkan) sedikit dng ujung tongkat (linggis dsb); mengumpil; menuil;
peng·ung·kil n alat untuk mengungkil; pengumpil; pengungkit; kail

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ungkil"

📝 Contoh Penggunaan kata "ungkil" dalam Kalimat

1.Penggunaan pengungkil sangat penting dalam menaikkan bahan baku di pabrik.
2.Kita harus menggunakan pengungkil yang kuat untuk mengangkat beban berat di gudang.
3.Pada zaman dahulu, para petani menggunakan pengungkil untuk mengumpil bambu dan kayu.
4.Pengungkil adalah alat yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para pekerja di lapangan.
5.Dalam proses pembuatan mebel, pengungkil digunakan untuk mengangkat kayu yang telah dipotong.

📚 Artikel terkait kata "ungkil"

Mengenal Kata 'ungkil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ungkil" - Alat Tradisional yang Mengubah Diri

Kata "ungkil" mungkin tidak begitu familiar di telinga kita, tetapi sebenarnya kata ini memiliki makna yang sangat khas dan unik dalam bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "ungkil" adalah kata yang berarti mengangkat sedikit dengan ujung tongkat atau linggis, serta alat yang digunakan untuk melakukan itu. Pada masa lalu, "ungkil" merupakan alat yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama di pedesaan. Orang-orang menggunakan "ungkil" untuk mengangkat benda-benda berat, seperti kayu bakar atau batu, dengan menggunakan ujung tongkat yang tajam. Dengan demikian, "ungkil" menjadi alat yang sangat berguna dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh penggunaan kata "ungkil" dalam kalimat alami: Saya perlu menggunakan ungkil untuk mengangkat kayu bakar ke atas. Saya menggunakan ungkil untuk mengumpil batu ke dalam keranjang. Dengan ungkil, saya dapat mengangkat benda-benda berat dengan lebih mudah. Dalam kehidupan sehari-hari, "ungkil" masih relevan dan dapat digunakan dalam berbagai situasi. Selain itu, "ungkil" juga merupakan salah satu contoh alat tradisional yang masih dapat kita jumpai di pedesaan. Bahkan, dalam beberapa daerah, "ungkil" masih digunakan sebagai alat untuk mengangkat benda-benda berat, seperti kayu atau batu. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "ungkil" masih memiliki makna yang sangat khas dan unik dalam bahasa Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa kata "ungkil" tidak hanya digunakan sebagai alat, tetapi juga sebagai simbol kehidupan sehari-hari yang sangat berguna.