Arti Kata "caplok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "caplok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

caplok

cap·lok v, men·cap·lok v 1 menangkap dng mulut (kemudian menelannya bulat-bulat (tt binatang spt buaya, ular); 2 cak mengambil milik (hak) orang; menyerobot; merampas; merebut: ia tega benar ~ rezeki teman sendiri; 3 menguasai; mengambil (negeri atau daerah orang lain) menjadikan sbg hak: negara itu telah ~ beberapa negara kecil di dekatnya;
ter·cap·lok v sudah dicaplok;
pen·cap·lok n orang (badan, negara, dsb) yg mengambil milik (hak) orang lain;
pen·cap·lok·an n proses, cara, perbuatan mencaplok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "caplok"

📝 Contoh Penggunaan kata "caplok" dalam Kalimat

1.Negara yang besar sering kali mencaplok wilayah kecil tetangganya untuk memperluas kekuasaannya.
2.Pada masa lalu, penjajah Eropa telah mencaplok beberapa negara di benua Afrika.
3.Mereka melihat kesempatan besar untuk mencaplok perusahaan saingan dan menjadi pemimpin pasar.
4.Dalam permainan, pemain dapat mencaplok sumber daya lawan untuk memenangkan pertandingan.
5.Banyak negara yang mencaplok sumber daya alam tetangga mereka untuk meningkatkan kekuatan ekonomi mereka.

📚 Artikel terkait kata "caplok"

Mengenal Kata 'caplok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "caplok" - Makna dan Contoh Penggunaan

Kata "caplok" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan tindakan menangkap, mengambil, atau merebut milik orang lain. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin memiliki makna yang lebih luas, seperti penaklukan atau ekspansi wilayah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "caplok" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, kita bisa melihat contoh berikut: "Negara itu telah caplok beberapa negara kecil di dekatnya" atau "Ia tega caplok rezeki teman sendiri". Kata ini juga sering digunakan dalam konteks yang lebih spesifik, seperti dalam bidang bisnis atau politik.

Relevansi Kata "caplok" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "caplok" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks politik dan ekonomi. Dalam politik, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan penaklukan atau ekspansi wilayah oleh negara atau kelompok. Dalam ekonomi, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kegiatan bisnis yang tidak etis, seperti penipuan atau pencurian.

Contoh Penggunaan Kata "caplok" dalam Kalimat

Kita bisa melihat contoh berikut untuk menggambarkan penggunaan kata "caplok" dalam kalimat: "Negara itu telah caplok beberapa negara kecil di dekatnya untuk meningkatkan kekuasaannya", "Ia tega caplok rezeki teman sendiri untuk memenuhi kebutuhan pribadinya", atau "Perusahaan itu telah caplok teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi bisnisnya". Dalam kesimpulan, kata "caplok" adalah kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks politik dan ekonomi. Mengerti makna dan contoh penggunaan kata ini dapat membantu kita dalam berkomunikasi dengan lebih efektif dan efisien.