Arti Kata "ujian lisan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ujian lisan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ujian lisan

uji.an lisan pemeriksaan kepandaian secara lisan (tanya jawab)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ujian lisan"

📝 Contoh Penggunaan kata "ujian lisan" dalam Kalimat

1.Dalam ujian lisan, siswa harus menjawab pertanyaan dengan jelas dan akurat.
2.Sebagai dosen, saya harus memberikan ujian lisan kepada mahasiswa untuk menilai kemampuan mereka.
3.Dalam konteks hukum, ujian lisan digunakan untuk memeriksa kesadaran seseorang atas perjanjian yang telah ditandatangani.
4.Pada acara kompetisi debat, peserta harus mengikuti ujian lisan untuk menentukan pemenang.
5.Sebagai ibu, saya sering mengadakan ujian lisan untuk anak saya sebelum membiarkannya pergi ke luar rumah seorang diri.

📚 Artikel terkait kata "ujian lisan"

Mengenal Kata 'ujian lisan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ujian Lisan" - Inspirasi dan Motivasi

Ujian lisan adalah istilah yang sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari kita. Pemeriksaan kepandaian secara lisan (tanya jawab) ini biasanya digunakan untuk menilai kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan menyelesaikan masalah. Dalam konteks historis, ujian lisan sudah digunakan sejak zaman dahulu sebagai metode untuk menilai kemampuan seseorang dalam berpikir dan berkomunikasi. Dalam kehidupan sehari-hari, ujian lisan masih digunakan sebagai metode untuk menilai kemampuan seseorang dalam berbagai bidang. Misalnya, ketika kita mengikuti ujian lisan untuk tes masuk sekolah atau universitas, kita dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab secara lisan. Selain itu, ujian lisan juga digunakan dalam pekerjaan, seperti wawancara untuk menilai kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan menyelesaikan masalah. Ujian lisan memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam budaya Indonesia modern, ujian lisan masih menjadi bagian penting dalam kehidupan pendidikan dan pekerjaan. Oleh karena itu, kita harus selalu siap menghadapi ujian lisan dan mempersiapkan diri untuk menyelesaikan masalah secara lisan. Dalam beberapa tahun terakhir, ujian lisan juga digunakan dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Misalnya, dalam kegiatan ujian lisan untuk menilai kemampuan seseorang dalam membaca Al-Qur'an atau menyelesaikan masalah secara lisan. Dengan demikian, ujian lisan bukan hanya digunakan untuk menilai kemampuan seseorang dalam berpikir dan berkomunikasi, tetapi juga digunakan untuk menilai kemampuan seseorang dalam beragama dan bersosial.