Arti Kata "ubrak-abrik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ubrak-abrik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ubrak-abrik

ub·rak-ab·rik v, meng·ub·rak-ab·rik v membuat tidak beraturan (acak-acakan); membuat berantakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ubrak-abrik"

📝 Contoh Penggunaan kata "ubrak-abrik" dalam Kalimat

1.Banyak korban terluka akibat kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang mengemudi ubrak-abrik.
2.Pekerjaan konstruksi yang dilakukan dengan cara ubrak-abrik membuat jalan semakin sulit dilalui.
3.Saat itu, saya melihat anak kecil yang bermain ubrak-abrik di halaman rumah tetangga.
4.Dalam kegiatan olahraga, pelatih menyarankan agar pemain tidak bermain ubrak-abrik saat menghadapi lawan.
5.Kantor yang beroperasi ubrak-abrik membuat kinerja karyawan menurun secara signifikan.

📚 Artikel terkait kata "ubrak-abrik"

Mengenal Kata 'ubrak-abrik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ubrak-abrik" - Membuat Berantakan dengan Akal

Kata "ubrak-abrik" sering digunakan untuk menggambarkan tindakan membuat sesuatu menjadi tidak beraturan, acak-acakan, atau berantakan. Konsep ini memiliki latar belakang historis yang menarik, karena kata ini berasal dari bahasa Jawa dan biasanya digunakan untuk menggambarkan suasana tidak stabil atau berantakan. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak terkendali atau tidak terorganisir.

Contoh Penggunaan Kata "Ubrak-abrik" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "ubrak-abrik" dapat digunakan dalam berbagai situasi, seperti ketika seseorang membuat keputusan yang tidak tepat atau melakukan tindakan yang tidak terkendali. Contoh penggunaan kata ini dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - "Dia membuat keputusan yang ubrak-abrik dan akhirnya mengalami kerugian besar." - "Proyek yang awalnya berjalan lancar menjadi ubrak-abrik karena kurangnya koodinasi." - "Dia menghabiskan uang dengan ubrak-abrik dan tidak memiliki cukup biaya untuk kebutuhan sehari-hari."

Relevansi Kata "Ubrak-abrik" dalam Budaya Indonesia Modern

Kata "ubrak-abrik" memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern, karena sering digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak terkendali atau tidak terorganisir. Dalam konteks ini, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi, seperti ketika seseorang membuat keputusan yang tidak tepat atau melakukan tindakan yang tidak terkendali. Oleh karena itu, kata "ubrak-abrik" menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.