Arti Kata "tingi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tingi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tingi

ti·ngi n 1 pohon sejenis tengar yg kulitnya banyak digunakan untuk bahan perwarna atau soga batik; Ceriops candolleana; 2 kulit kayu tingi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tingi"

📝 Contoh Penggunaan kata "tingi" dalam Kalimat

1.Pohon tingi yang tumbuh di pantai memiliki kulit yang dapat digunakan sebagai bahan perwarna batik tradisional.
2.Pengrajin batik telah menggunakan kulit kayu tingi sebagai sumber perwarna warna hijau kebiruan selama berabad-abad.
3.Teknik pengolahan kulit kayu tingi sebagai bahan perwarna batik telah dipelajari oleh generasi penerus pengrajin batik.
4.Pemakaian kulit kayu tingi sebagai bahan perwarna batik juga dapat dikaitkan dengan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat.
5.Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan kulit kayu tingi sebagai sumber perwarna batik telah mengalami penurunan akibat kesulitan pohon tingi tumbuh.

📚 Artikel terkait kata "tingi"

Mengenal Kata 'tingi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tingi" - Pohon Bertuah di Hati Masyarakat

Kata "tingi" seringkali terdengar sebagai nama pohon yang tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Dalam arti resmi, tingi adalah pohon sejenis tengar yang kulitnya banyak digunakan sebagai bahan perwarna atau soga batik. Pohon ini memiliki nama ilmiah Ceriops candolleana dan menjadi salah satu sumber inspirasi bagi masyarakat. Dalam konteks sejarah, pohon tingi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat tradisional. Kulit kayunya yang unik dan berwarna-warni digunakan untuk membuat perwarna alami, sehingga menjadi sangat berharga dalam proses pembuatan batik. Selain itu, kayunya juga digunakan sebagai bahan bangunan dan peralatan sehari-hari. Dengan demikian, pohon tingi telah menjadi salah satu pohon yang paling penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tingi" masih sering digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Kulit kayu tingi digunakan sebagai bahan perwarna alami untuk membuat batik tradisional." atau "Pohon tingi yang berada di dekat rumahku menjadi tempat favoritku untuk beristirahat." Dengan demikian, kata "tingi" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam kesimpulan, kata "tingi" adalah kata yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dari segi historis, pohon tingi telah menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat tradisional. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tingi" masih sering digunakan dalam berbagai kalimat, sehingga menjadi sangat relevan dalam budaya Indonesia modern.