Arti Kata "tigari" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tigari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tigari

ti·ga·ri n cak meniga hari;
me·ni·ga·ri v cak meniga hari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tigari"

📝 Contoh Penggunaan kata "tigari" dalam Kalimat

1.Sehari-hari, saya selalu mencari tanda-tanda meniga hari sebelum memutuskan untuk keluar rumah.
2.Kuliah kali ini membahas tentang makna cak meniga hari dalam beberapa budaya di dunia.
3.Dalam peribahasa lisan, cak meniga hari digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat terbatas.
4.Sebagai mahasiswa, saya harus berusaha cak meniga hari untuk menyelesaikan pekerjaan akhir semester.
5.Pada hari-hari terakhir, tim sepakbola harus berlatih cak meniga hari sebelum pertandingan besar.

📚 Artikel terkait kata "tigari"

Mengenal Kata 'tigari' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tigari" - Inspirasi dari Tradisi Meniga Hari

Kata "tigari" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu cak meniga hari. Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan aktivitas atau kegiatan yang dilakukan secara bergiliran atau bergantian, dengan jangka waktu tertentu, seperti 3 hari sekali. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata "tigari" memiliki latar belakang yang kaya. Dalam tradisi masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah pedalaman, masih ada kebiasaan melakukan aktivitas dengan cara bergiliran, seperti meniga hari untuk berburu, mencari air, atau melakukan tugas-tugas lainnya. Hal ini dilakukan untuk menghemat tenaga, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat kerja sama dalam masyarakat.

Contoh Penggunaan Kata "Tigari" dalam Kalimat

Kata "tigari" dapat digunakan dalam kalimat yang alami dan bermakna. Berikut beberapa contoh: - Mereka melakukan tugas dengan cara tigari, yaitu 3 hari sekali. - Dalam masyarakat adat, ritual tigari masih dilakukan dengan cara yang sederhana. - Dengan melakukan tugas tigari, mereka dapat meningkatkan produktivitas dan menurunkan stres.

Relevansi Kata "Tigari" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tigari" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa daerah, masih ada kebiasaan melakukan aktivitas dengan cara bergiliran, seperti meniga hari untuk berburu atau mencari air. Selain itu, konsep tigari juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam kegiatan olahraga atau kerja sama tim. Dengan demikian, kata "tigari" tetap memiliki makna yang kuat dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.