Arti Kata "tekanan mental" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tekanan mental" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tekanan mental

te.kan.an mental keadaan emosi seseorang pada saat mengalami tekanan berbagai hal sehingga dapat menimbulkan gangguan jiwa, biasanya tercermin pada perilaku yang menyimpang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tekanan mental"

📝 Contoh Penggunaan kata "tekanan mental" dalam Kalimat

1.Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang mengalami tekanan mental seringkali menarik diri dari lingkungan sosial.
2.Pengalaman perang dapat menyebabkan tekanan mental yang berkepanjangan pada para veteran.
3.Dalam konteks pendidikan, tekanan mental yang berlebihan dapat mempengaruhi performa siswa dalam mengikuti ujian.
4.Penelitian menunjukkan bahwa tekanan mental yang dialami oleh ibu hamil dapat mempengaruhi perkembangan janin.
5.Klinik kesehatan mental menerima banyak pasien yang mengalami gangguan jiwa akibat tekanan mental yang berkepanjangan.

📚 Artikel terkait kata "tekanan mental"

Mengenal Kata 'tekanan mental' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tekanan Mental" - Inspirasi dan Motivasi

Tekanan mental sudah menjadi istilah yang umum digunakan dalam berbagai konteks, terutama dalam dunia psikologi dan kesehatan mental. Menurut KBBI, **tekanan mental** atau "te.kan.an mental" dapat diartikan sebagai keadaan emosi seseorang pada saat mengalami tekanan berbagai hal sehingga dapat menimbulkan gangguan jiwa, biasanya tercermin pada perilaku yang menyimpang. Istilah ini mulai muncul pada awal abad ke-20, terutama setelah Perang Dunia I, ketika banyak orang mengalami trauma dan stres akibat perang. Contoh penggunaan kata tekanan mental dalam kalimat yang alami adalah: "Saya mengalami **tekanan mental** ketika menempuh kuliah, sehingga saya sering merasa stres dan tidak mampu menyelesaikan tugas-tugas kuliah." Atau, "Pengalaman kerja yang sulit membuat saya mengalami **tekanan mental** dan akhirnya saya memutuskan untuk pindah pekerjaan." Dalam kehidupan sehari-hari, **tekanan mental** dapat dibebankan oleh berbagai faktor, seperti masalah hubungan, krisis keuangan, atau tekanan sosial. Dalam budaya Indonesia modern, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi mental seseorang yang mengalami stres dan tidak mampu menyeimbangkan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyadari gejala-gejala **tekanan mental** dan mencari bantuan profesional jika perlu. Dengan demikian, kita dapat memaksimalkan keseimbangan mental dan hidup dengan lebih bahagia.