Arti Kata "rangsuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rangsuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rangsuk

rang·suk ? rasuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rangsuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "rangsuk" dalam Kalimat

1.Pada pesta pernikahan, dia menawarkan rangsuk kepada tamu undangan yang datang.
2.Di rumah sakit, dokter menyarankan pasien untuk tidak berjemur langsung ke bawah sinar matahari untuk mencegah terjadinya rangsuk kulit.
3.Dalam puisi kuno, rangsuk digambarkan sebagai kehidupan yang sederhana dan tanpa keinginan yang berlebihan.
4.Pada masa lalu, masyarakat pedesaan menggunakan rangsuk kayu sebagai tempat duduk sementara.
5.Sebagai ilmuwan, dia meneliti efek rangsuk pada tanaman dan menemukan cara untuk menguranginya.

📚 Artikel terkait kata "rangsuk"

Mengenal Kata 'rangsuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rangsuk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "rangsuk" memiliki makna yang sangat unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini berasal dari kata "rang·suk" atau "rasuk", yang berarti mendekat, menemui, atau bertemu dengan seseorang. Sejarahnya, kata ini sering digunakan oleh masyarakat tradisional di Indonesia sebagai bentuk hormat dan penghormatan kepada orang yang lebih tua, lebih berpengalaman, atau memiliki kedudukan yang lebih tinggi.

Contoh Penggunaan Kata Rangsuk dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rangsuk" masih sering digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, ketika kita ingin menghormati seseorang yang lebih tua atau lebih berpengalaman, kita dapat mengatakan: "Saya akan rangsuk ke rumah beliau untuk berbicara tentang rencana saya." Atau, "Dia rangsuk ke kantor kami untuk membicarakan proyek yang sedang kami jalankan." Dalam konteks seperti ini, kata "rangsuk" digunakan sebagai bentuk penghormatan dan hormat kepada orang yang lebih tua atau lebih berpengalaman.

Relevansi Kata Rangsuk dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "rangsuk" juga memiliki relevansi yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya kita, hormat dan penghormatan kepada orang lain masih sangat penting dan dihargai. Oleh karena itu, kata "rangsuk" tetap relevan dalam berbagai konteks, baik dalam hubungan personal maupun profesional. Dengan menggunakan kata "rangsuk", kita dapat menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai dan menghormatinya, sehingga hubungan kita menjadi lebih harmonis dan efektif. Dalam kesimpulan, kata "rangsuk" adalah kata yang sangat unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Dengan makna yang menunjukkan hormat dan penghormatan, kata ini tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Oleh karena itu, mari kita terus menggunakan kata "rangsuk" dengan bijak dan tepat guna, sehingga kita dapat menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai dan menghormatinya.