Arti Kata "tasyakuran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tasyakuran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tasyakuran

ta.sya.kur.an bertasyakur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tasyakuran"

📝 Contoh Penggunaan kata "tasyakuran" dalam Kalimat

1.Pengajar mengucapkan rasa syukur kepada rektor atas tawaran bantuan biaya kuliah.
2.Saya merasa bertasyakur karena menerima hadiah ulang tahun dari teman terbaik.
3.Dalam upacara pembukaan, pemimpin mengungkapkan tasyakuran atas dukungan dari masyarakat.
4.Kami mengadakan acara tasyakuran untuk mengetahui kebutuhan masyarakat setempat.
5.Saya bersyukur dan bertasyakur atas kebaikan orang tua yang selalu mendukung saya.

📚 Artikel terkait kata "tasyakuran"

Mengenal Kata 'tasyakuran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tasyakuran" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Kata **tasyakuran** berasal dari bahasa Arab, yang berarti "berterima kasih" atau "mengucapkan syukur". Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan dalam kegiatan keagamaan, seperti mengucapkan syukur kepada Tuhan atas berbagai kebaikan yang diterima. Dalam budaya Indonesia, kata **tasyakuran** juga sering digunakan dalam acara-acara resmi seperti pernikahan, kelahiran, atau acara keagamaan lainnya.

Contoh Penggunaan Kata Tasyakuran

Kata **tasyakuran** dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut: - "Saya ingin ber**tasyakuran** kepada keluarga saya atas dukungan mereka selama saya menempuh pendidikan." - "Pada hari itu, kami semua ber**tasyakuran** kepada Tuhan atas berbagai kebaikan yang diterima." - "Saya ber**tasyakuran** kepada rekan kerja saya atas bantuan mereka dalam menyelesaikan proyek."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata **tasyakuran** sangat relevan dalam membentuk sikap kita sebagai manusia. Ber**tasyakuran** adalah salah satu cara untuk menunjukkan rasa syukur atas berbagai kebaikan yang diterima. Dalam budaya Indonesia, kebiasaan ber**tasyakuran** sangat penting dalam memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan keharmonisan dalam keluarga dan masyarakat.