Arti Kata "surat kematian" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "surat kematian" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

surat kematian

surat keterangan tentang hari, tanggal, tempat, dan sebagainya kematian seseorang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "surat kematian"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "surat kematian" dalam Kalimat

1.Polisi meminta keluarga untuk menyerahkan surat kematian ayahnya yang baru saja meninggal.
2.Saya perlu mengajukan permohonan cuti karena saya baru saja menerima surat kematian ibu saya.
3.Pada hari itu, saya menemukan surat kematian teman saya yang telah berpulang.
4.Sekolah meminta para siswa untuk menunjukkan surat kematian orang tua mereka untuk memenuhi syarat pendaftaran.
5.Pengacara menunjukkan surat kematian korban ke pengadilan untuk membuktikan klaim gawat kesehatan.

πŸ“š Artikel terkait kata "surat kematian"

Mengenal Kata 'surat kematian' - Inspirasi dan Motivasi

Surat Kematian: Makna dan Kegunaan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Definisi dan Makna Umum

Surat kematian adalah dokumen resmi yang berisi informasi tentang hari, tanggal, tempat, dan sebagainya kematian seseorang. Dokumen ini biasanya diterbitkan oleh pejabat yang berwenang, seperti dokter atau pejabat kewarganegaraan. Surat kematian memiliki makna penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal administrasi hukum dan keuangan.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat Alami

Surat kematian sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang meninggal, keluarga atau pihak yang berwenang akan mengajukan permohonan pembuatan surat kematian kepada pejabat yang berwenang. Setelah dokumen ini diterbitkan, keluarga dapat menggunakan surat kematian untuk melakukan administrasi hukum, seperti mengurus warisan atau mengajukan klaim asuransi. Surat kematian juga digunakan dalam beberapa proses administratif, seperti mengurus kependudukan atau mengajukan aplikasi keuangan. Misalnya, seseorang yang baru saja meninggal dapat mengajukan permohonan perubahan status kependudukan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCSD) dengan menggunakan surat kematian sebagai dokumen pendukung.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Surat kematian memiliki relevansi penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal mengurus warisan atau mengajukan klaim asuransi. Dalam budaya Indonesia, surat kematian juga memiliki makna spiritual, karena dokument ini dapat digunakan sebagai bukti keberadaan seseorang yang telah meninggal. Oleh karena itu, penting untuk mengurus pembuatan surat kematian dengan benar dan tepat waktu untuk menghindari masalah-masalah administratif dan hukum yang mungkin timbul.